Kepala Kemenag HSU Monitoring Pemanfaatan Bantuan BKBA dan CBT ke Sejumlah Madrasah 

Teks foto:  Kepala Kemenag HSU dan jajaran lakukan monitoring pemanfaatan Bantuan BKBA dan CBT ke Madrasah. (Kemenaghsu)(kalselpos.com)

Amuntai, Kalselpos.com – Kantor Kemenag Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan giat monitoring pemanfaatan bantuan World Bank. Monitoring dilakukan Kepala Kemenag HSU beserta jajaran di sejumlah madrasah dengan tujuan memastikan pemanfaatan Bantuan Kinerja dan Bantuan Afirmasi (BKBA) dan Computer Based Test (CBT) tepat guna dan fungsi pada Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Kalsel.

 

Bacaan Lainnya

Kemenag Kalsel dan HSU telah mengunjungi, antara lain MI Nurussalam, MA Bustanul Ulum, MI Bustanul Ulum, MTs Shalatiyah, MTs Mathalul Anwar, MTs Nurul Huda.

 

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten HSU Hj. Nahdiyatul Husna mengutarakan, bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan mutu pendidikan di madrasah melalui skema bantuan Bank Dunia. HSU mendapatkan bantuan BKBA untuk 15 madrasah dan bantuan CBT untuk 4 madrasah.

 

“Alhamdulillah. HSU termasuk kabupaten yang madrasahnya cukup banyak menerima bantuan, baik BKBA maupun CBT. Bantuan-bantuan tersebut ditujukan untuk melengkapi fasilitas pendidikan, perbaikan fasilitas, hingga peningkatan kompetensi tenaga pendidik,” jelas Husna.

 

BKBA merupakan bagian dari program Madrasah Education Quality Reform (MEQR) yang digawangi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI. Bantuan tersebut ditujukan untuk MI, MTs dan MA dalam rangka pemerataan kualitas pendidikan madrasah.

 

“BKBA diberikan kepada madrasah untuk melengkapi fasilitas maupun pembangunan yang kurang. Sementara CBT merupakan bantuan yang terfokus pada bantuan server dan komputer. Keduanya untuk menunjang proses belajar siswa,” jelasnya.

 

Dari hasil monitoring, diketahui seluruh madrasah penerima bantuan telah menggunakan bantuan sesuai dengan petunjuk teknisnya. Bantuan-bantuan yang diterima pun sudah dipergunakan untuk kepentingan proses pembelajaran.

 

Madrasah-madrasah penerima juga mengungkapkan arti penting dari keberadaan bantuan BKBA dan CBT tersebut. Menurut mereka kehadiran bantuan dari pemerintah sangat membantu dalam memenuhi kepentingan proses belajar-mengajar siswa.

 

Husna berpesan agar bantuan yang diperoleh dapat dijaga dengan baik sehingga fungsinya dapat bertahan lama dan berkelanjutan.

 

“Fasilitas yang diterima dari bantuan BKBA maupun CBT harus digunakan dengan sebaik mungkin. Bantuan ini merupakan amanah yang harus kita pertanggungjawabkan pemanfaatannya,” tuntasnya.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait