Ikuti aturan Pemerintah, RSUD Sultan Suriansyah bakal terapkan KRIS

Teks foto : M. Syaukani, Direktur RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin (Dael_muhammad)(kalselpos.com)

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin bakal menerapkan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).

 

Bacaan Lainnya

Penerapan KRIS itu pengganti kelas 1,2,3 BPJS Kesehatan paling lambat 2025 mendatang.

 

Direktur Rumah Sakit Sultan Suriansyah Banjarmasin, M. Syaukani mengatakan, tahun depan sudah tidak ada lagi kelar rawat inap 1, 2, 3.

 

“RSUD Sultan Suriansyah saat ini sedang berbenah terkait hal ini. kebijakan kelas rawat inap itu merupakan kebijakan rumah sakit,” ujar M. Syaukani, Saat di wawancarai beberapa hari yang sama lalu.

 

Hal ini berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

 

“Dalam aturan tersebut KRIS maksimal 4 bed untuk pasien rawat inap,”katanya.

 

“Memang itu tujuannya baik agar tidak ada lagi satu ruangan hingga 8 bed. Ini untuk kenyamanan pasien,” sambungnya.

 

Di Rumah Sakit Sultan Suriansyah bebernya, paling banyak hanya 5 bed. Artinya untuk memberlakukan KRIS hanya perlu mengurangi 1 bed saja.

 

“Itu maksimal 4. Kalau kami buat maksimal 2 bed, itu kan boleh. Tergantung kebijakan rumah sakit,” terangnya.

 

Dengan kebijakan ini pihaknya juga akan menyediakan ruang utama bagi pasien yang ingin naik kelas. Nantinya pun juga akan dibuat mekanisme pembayaran yang sesuai.

 

“Jadi pembayaran juga akan disesuaikan. Berdasarkan selisih atau presentase dari besaran BPJS. Semuanya juga kebijakan rumah sakit,” tandasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait