Ayah Kandung diduga Setubuhi anak Gadis sendiri selama 4 tahun 

Teks Foto :  []istimewa SAMPAIKAN PRESS RELEASE - Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Eru Alsepa saat menyampaikan press release terkait ayah kandung yang tega cabuli anak gadisnya sendiri, Senin siang.(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – Bertempat di halaman Mapolresta Banjarmasin, Satreskrim Polresta, Senin (03/06/2024) siang, menyampaikan press release terkait penangkapan seorang pria berinisial SY (45), karena diduga menyetubuhi anak kandungnya, berinsial ED yang masih berusia 14 tahun.

 

Bacaan Lainnya

“Aksi tersebut telah dilakukan tersangka sudah 4 tahun lalu saat darah dagingnya itu berusia 10 tahun, ” ucap Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Eru Alsepa kepada awak media.

 

Ia mengatakan, aksi bejat terbongkar, saat HL (35), ibu kandung korban yang tak lain adalah istri dari tersangka pulang dari tempat kerja, pada Rabu (22/5/2024) lalu.

 

“Setibanya di rumah, ia terkejut melihat anaknya hanya mengenakan celana dalam dan suaminya sedang rebahan di lantai rumah, ” terang Kasat.

 

Karuan saja, sang ibu yang melihat hal itu langsung berteriak dan menanyakan apa yang telah terjadi.

 

Namun, tersangka tak mengakui apa-apa dengan beralasan, mereka berdua hanya mencari uban.

 

 

Karena tak percaya akan perkataan suaminya itu, ia langsung menyatakan sang suami dengan perkataan “Berdusta, mencari uban akan tetapi anak kita telanjang sembari memasang celana dalam,” lanjut Kasat menjelaskan.

 

Merasa aksi bejatnya terendus sang istri, suaminya marah dan mengancam akan membunuh keduanya jika berani melapor ke polisi.

 

Merasa takut akan ancaman itu, sang ibu langsung membawa anaknya ke luar dari rumah dan bersembunyi di rumah tetangga. Saat dirasa sudah aman, keduanya lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Banjarmasin Timur, pada Senin (3/6/2024).

 

Mendapatkan adanya laporan tersebut segera, Polsek Banjarmasin Timur bersama Unit PPA Satreskrim Polresta Banjarmasin langsung bergerak dan berhasil mengamankan tersangka di kediamannya.

 

Dari hasil penggalian keterangan terhadap korban, ternyata aksi bejat ini tidak hanya dilakukan oleh sang ayah, namun juga dilakukan oleh sepupu ayahnya atau pamannya sendiri.

 

“Hingga saat ini, satu orang tersangka lain yang merupakan paman korban masih DPO,” pungkasnya.

 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 81 ayat 2 UU Perlindungan Anak dengan hukuman 15 tahun penjara.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait