Pemdes dan Tripika Turun ke Lapangan Cek Lahan Warga

Teks foto: Pengecekan lahan sekaligus inventarisasi pemilik lahan yang diduga bermasalah berjalan kondusif. (Ist)(kalselpos.com)

Muara Teweh, kalselpos.com – Menindaklanjuti sengketa lahan tumpang tindih warga Desa Muara Pari Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara (Barut), Pemerintah Desa Muara Pari, Tripika, perwakilan perusahaan PT. Sam Mining bersama pemilik lahan turun ke lapangan mencek lahan pada 27 Mei 2024, yang selama ini diduga bersengketa.

 

Bacaan Lainnya

Seperti diketahui sebelumya sengketa lahan antara warga ke pihak perusahaaan PT. Sam Mining sudah pernah dilakukan mediasi pada 11 Mei 2024 di Kantor Kecamatan Lahei, namun penyelesaiannya belum tuntas.

 

Sebelum turun ke lapangan Kapolsek Lahei Iptu Dikky Albert Pasaribu SH menyampaikan arahan agar tetap bisa menjaga keamanan dan ketertiban kemudian dilanjutkan dengan acara adat Dayak (Panaris) oleh pihak Kedamangan Lahei yang dipimpin Arsyosi Giono, S.Pd didampingi Sapariun.

 

Pengecekan lahan sekaligus inventarisasi pemilik lahan yang diduga bermasalah dimulai dari titik nol lahan rencana main road PT. Sam Mining sampai selesai dan berjalan kondusif.

 

Camat Lahei, Anwar Sadat SE mengatakan hasil pengecekan lahan tersebut nantinya akan dibahas dan mengundang semua masyarakat yang mengaku pemilik lahan untuk mendapatkan penyelesaiannya sesuai dengan aturan yang berlaku.

 

Di tempat terpisah, General Manager Business Development PT. Sam Mining, Agus Dwi ketika ditemui di kantornya mengatakan bahwa pihak managemen perusahaan dari awal selalu taat, mengikuti mengindahkan aturan-aturan yang berlaku.

 

“Kita sudah sosialisasi terhadap masyarakat di desa, membentuk tim verifikasi lahan, setelah itu mengadakan jadwal pengukuran lahan, kemudian peta lahan kita tempel di desa dan rumah warga,” terangnya.

 

Dan lanjutnya, pihak perusahaan mengikuti masa sanggah dari pihak yang ada mengklaim selama 21 hari, setelah pihak terkait memberikan rekomendasi bahwa tidak ada klaim maka baru pihak perusahaan mengadakan pembayaran.

 

“Jadi perusahaan sudah mengikuti prosedur sebagai mana mestinya,” ujar Agus.

 

“Kami untuk selanjutnya selalu berkoordinasi dengan masyarakat dan pemerintah setempat dan saling menjaga keharmonisan demi ketertiban dan keamanan bersama,” pungkasnya.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait