BPD Diharapkan Tekun Belajar dan Memikirkan Masyarakat di Desa

Teks foto: BPD di Kabupaten HSU gelombang ke dua mengikuti sosialisasi BPD. (diskominfosandi)

Amuntai, kalselpos.com – Sosialisasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gelombang II tahun 2023 di aula KH. Idham Chalid diikuti sebanyak 269 orang anggota BPD di Kabupaten HSU, Kamis (14/12).

Sosialisasi yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa HSU kembali dibuka Penjabat (Pj) Bupati HSU Zakly Asswan.

Bacaan Lainnya

Pj Bupati menekankan para anggota BPD bekerja tekun dan belajar dengan yang lebih berpengalaman, agar bisa berkembang, terlebih memikirkan visi dan visioner kedepannya untuk rakyat.

“Karena, anggota BPD ini termasuk seorang pemimpin yang menentukan rakyat dibagian musyawarah desa. Tidak ada pemimpin tanpa rakyat karena rakyat lah memilih pemimpin. Anggota BPD ini termasuk yang dipilih rakyat,” ucapnya..

Dirinya mengingatkan, BPD digaji oleh duit rakyat dan menjalankan tugas yang amanah dengan ujian dan cobaan yang dihadapi. Akan tetapi, harus menjadi bermanfaat bagi orang lain untuk membawa kebaikan untuk rakyat.

“Untuk pembelajaran mengenai materi tugas-tugas seorang BPD cari sepraktis mungkin. Kalau bisa cari lewat HP search di Google supaya membawa masyarakat ke jalan arah yang hal positif,” ucapnya.

Dalam kesempatannya, ia juga menghimbau, dalam Pemilu tahun 2024 nanti, kepada anggota BPD agar mengajak masyarakat desanya masing-masing untuk berperan aktif turun ke TPS.

Sementara itu, dalam laporan Kepala DPMD HSU, RIjali Hadi mengatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan pembekalan kepada para anggota BPD di HSU yang baru saja menjabat.

“Sehingga, perlu diberikan bekal sebelum nantinya berjuang akan tugasnya masing-masing sebagai Mitra Kepala Desa dan Pemerintah Desa sebagai Anggota BPD di Desa masing-masing,” ucapnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga untuk cepat menyesuaikan diri dan melaksanakan tugasnya seorang BPD dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di desa masing-masing.

Lanjut ia mengatakan, pada tahun 2024 Pemerintah Provinsi mengharapkan agar HSU menjadi kabupaten yang pertama menyalurkan dana desa se-Indonesia. Kabupaten HSU dipercaya untuk menjadi perwakilan untuk ikut bersaing dengan provinsi yang lain.

“Itu salah satunya tergantung kepada kinerja anggota BPD. Karena untuk dapat menyalurkan dana desa tepat waktu itu harus ada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) nya terlebih dahulu. Jadi, APBDes ini harus diselesaikan di bulan Desember 2023 ini,” jelasnya.

Ia berharap, semoga setelah ikut kegiatan ini bisa bekerjasama dan bersinergi dengan Kepala Desa untuk percepatan penyusun APBDes dari tahun sebelumnya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait