Viral di Sosmed, Jukir Taman Kamboja diduga lakukan Pelecehan

[]istimewa LOKASI PELECEHAN - Taman kamboja Banjarmasin, lokasi di mana oknum jukir melakukan pelecehan.

Banjarmasin, kalselpos.com – Beberapa hari belakangan ini kembali ramai di sosial media (Sosmed) adanya dugaan pelecehan terjadi di kawasan Taman Kamboja, Jalan Anang Adenansi Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Dugaan pelecehan itu terjadi, pada Sabtu (3/6) malam lalu. Dalam unggahan di sosial media itu menceritakan ketika sepasang kekasih tengah bersiap meninggalkan kawasan RTH, pada malam itu.

Bacaan Lainnya

Ketika berada di area parkir, keduanya melihat, suasana parkir masih banyak orang.

Berdasarkan cerita yang diunggah, sepasang kekasih itu melihat ada empat orang juru parkir (jukir) di situ.

“Saat hendak meninggalkan lokasi, pacar saya membayar retribusi parkir ke salah seorang jukir. Nah, ada seorang jukir yang membantu menarik motorku dari belakang,” katanya di sosial media.

“Saya melihat, senyum jukir itu tulus dan baik banget. Tidak terpikir bahwa ada niat buruk,” sambungnya.

Ketika sepasang kekasih itu sudah menaiki sepeda motor dan meninggalkan RTH Kamboja, sang perempuan diketahui menangis. Juga diketahui syok.

“Saya mengira, saya ada salah. Ketika saya tanya ada apa, dia tidak mau cerita apa-apa,” telisnya.

“Sampai akhirnya kami memutuskan mampir untuk duduk, sebelum sampai di rumahnya,” katanya.

Di situlah, cerita sebenarnya terkuak. Sang perempuan, mengalami dugaan pelecehan. Bagian dada, diraba oleh oknum jukir.

“Jujur saya hampir mau balik ke sana (RTH Kamboja). Tapi pacar saya melarang. Juga ketika mau melaporkan perbuatan itu ke polisi,” tulisnya lagi.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parkir di Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarmasin, Umar mengakui, dengan adanya dugaan pelecehan oleh jukir itu.

” Adanya laporan dari sosial media itu, kami sudah menindaklanjuti kepada pihak pengelola parkir tersebut,” ujar Senin (05/06/23) kemarin.

Namun, saat ditemui, pengelola parkir berjanji akan merespon atau menindaklanjuti adanya dugaan pelecehan yang terjadi di kawasan Taman Kamboja.

” Jika nanti terbukti kita bakal berikan konsekuensi, baik berupa tegerunan atau pemberhentian jukir tersebut. Seharusnya jukir melayani masyarakat dengan yang baik, bukan melakukan hal yang tidak dinginkan,” tandasnya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait