Festival Budaya Saijaan siap digelar

Teks: Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga menggelar konferensi pers terkait pelaksanaan festival budaya Saijaan (FBS) Kotabaru tahun 2023.

KOTABARU,kalselpos.com – Dalam rangka menyambut hari jadi Kabupaten Kotabaru ke 73, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga menggelar konferensi pers terkait pelaksanaan festival budaya Saijaan (FBS) Kotabaru tahun 2023.

Plt Disparpora Kotabaru, Risa Ahyani didampingi Kabid Event dan Pertunjukan Rudy Nugraha menyampaikan, Festival budaya Saijaan sudah ke 9 (sembilan) kali dilaksanakan. “FBS ini pengisi rangkaian hari jadi kabupaten Kotabaru,” ucapnya kepada wartawan, Selasa (30/5/23).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, setelah 3 (tiga) tahun terakhir Festival Budaya Saijaan, selain sebagai pengisi rangkaian hari jadi kabupaten Kotabaru juga sudah masuk kedalam rangkaian kegiatan Kemenpan parekraf yaitu Karisma Event Nusantara.

Jumlah dari kabupaten/ Kota mengajukan untuk mengikuti acara tersebut semakin bertambah terus,
sekitar 400an dengan jumlah kabupaten/Kota dan terpilih 110
yang masuk dalam rangkaian kegiatan kementrian parekraf yaitu karisma event nusantara.

“Termasuk kedalamnya,
ditahun 2023 kita laksanakan mulai dengan tanggal 1 Juni sampai dengan 6 Juni 2023,” ungkapnya.

Ada beberapa rangkaian kegiatan dan lokasi, dalam kegiatan ini seperti di Rampa Berkah, Mamake SJA Hill, panggung akrab siring laut, restoran apung dan pantai gedambaan.

“Beberapa acara yang kita laksanakan ini, dalam rangka mengenalkan objek -objek wisata dikabupaten kotabaru yang original menampilkan ciri khas khususnya Kabupaten Kotabaru,” ucapnya.

“Kemudian Selamatan Leut itu merupakan andalan kita dilakukan masyarakat desa bertempat di Rampa Berkah, kemudian juga diadakan parade kapal hias , pawai budaya, lomba fashion karnaval parekraf dimamake SJA Hill kemudian di pantai gedambaan akan ada sajian tarian japin anak delapan,” jelasnya.

Sebenarnya tolak ukur adalah satu kebersamaan masyarakat Kotabaru ikut dalam acara tersebut dan dinilai juga pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Sehingga mungkin ada beberapa isu tiket masuk dan sudah kami menanggapi hari ini akan kita berikan jawaban tiket masuk adalah hanya untuk tiket masuk tempat kewisata nya dan disertai asuransi untuk pengunjung,” pungkasnya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait