7 tersangka Pencuri buah Sawit PT ABS di Marabahan ditangkap

Ipda Firma Silalahi-7 tersangka Pencuri buah Sawit PT ABS di Marabahan ditangkap

Marabahan, kalselpos.com – Polres Barito Kuala (Batola) menangkap tujuh tersangka pencurian buah sawit di PT Agri Bumi Sentosa (ABS), sekaligus menyita barang bukti sebanyak 206 tandan buah segar (TBS) sawit.

 

Bacaan Lainnya

Para pelaku pencurian diamankan, pada 18 Januari 2023 lalu, dan ditetapkan sebagai tersangka, pada Jumat (27/01) lalu.

 

 

“Semuanya sudah kami tahan di Polres Batola,” ujar Kapolres Batola AKBP Diaz Sasongko melalui Kasat Reskrim setempat, AKP Malik Setiawan, Senin (30/01) siang.

 

Dibeberkan, ke tujuh pelaku ini diamankan setelah mendapatkan laporan dari perusahaan PT ABS. Para pelaku diduga melakukan pencurian sawit di lokasi perusahaan. “Para pelaku, ini pertama kali diamankan oleh Satpam perusahaan yang berjaga di Pos Handil Sinar Cahaya, Desa Antar Jaya, Kecamatan Marabahan, pada 18 Januari 2023 lalu,” jelasnya.

Para pelaku ini, sebut Setiawan, membawa TBS sawit menggunakan dua kelotok (kapal kecil). Mereka tidak bisa mengelak saat diberhentikan Satpam yang berjaga, sebelum diamankan dan dilaporkan ke Polres Batola.

 

Para pelaku ini sendiri mempunyai beberapa peran, diawali dari Sd (64) dan Dn (51) yang mengklaim sawit itu berada di lahan mereka. Sd dan Dn kemudian meminta pelaku Ym (36) dan Hm (65) untuk memetik buah sawit itu. Namun keduanya tidak bisa memetik atau panen, hanya menyiapkan kelotok untuk mengangkut buah sawit. Selanjutnya keduanya mengajak pelaku lainnya, Sb (25) dan Mh (40). Tidak sampai di situ, Mh kembali meminta kepada Fz untuk mengumpulkan buah sawit yang di petik.

“Sd dan Dn mengklaim sawit yang panennya berada di lahannya, namun itu justru berada di lahan PT ABS,” ujar Kanit 1 Sat Reskrim, Ipda Firma Silalahi.

 

“Semua pelaku mengakui perbuatannya,” tambahnya.

 

 

 

Atas perbuatannya, tujuh pelaku dikenakan pasal pencurian dan atau menyuruh melakukan, dan atau turut serta melakukan tindak pidana kejahatan, sebagaimana dimakaud dalam Pasal 363 KUHP jo Pasal 55 KUHP jo Pasal 56 KUHP. “Tiga tersangka pelaku di antaranya merupakan residivis kasus obat-obatan dan perjudian,” tutup Ipda Firma Silalahi.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait