354 Siswa PSHT Cabang Tanbu Ikuti Tes Kenaikan Sabuk Putih

Para siswa PSHT Cabang Tanbu saat mengikuti ujian kenaikan sabuk putih di Lapangan Persegab, Kecamatan Batulicin, Sabtu (21/5).(kristiawan) (kalselpos.com)

Batulicin, kalselpos.com – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan, Pusat Madiun gelar tes kenaikan sabuk dari hijau ke putih di Lapangan Persegab, Kecamatan Batulicin, Sabtu (21/5/2022)

Dewan Cabang PSHT Tanbu dan jajarannya beserta Ketua IPSI Tanbu.(kristiawan)(kalselpos.com)

“Hari ini sebanyak 354 siswa sabuk hijau ikuti kenaikan sabuk putih,” kata Dewan Cabang PSHT Tanbu Sismanto kepada kalselpos.com Sabtu siang.

Bacaan Lainnya

Dirincikannya, dari 354 siswa yang mengikuti tes dari hijau ke sabuk putih terbagi menjadi 10 ranting (kecamatan).

Yang pertama Ranting Batulicin sebanyak 15 siswa, Ranting Simpang Empat 31 siswa, Ranting Angsana sebanyak 59 siswa.

Kemudian Ranting Kuranji 44 siswa, Ranting Satui 28 siswa, Ranting Kusan Hulu 21 siswa, Ranting Sungai Loban 80 siswa, Ranting Karang Bintang 36 siswa dan Ranting Mentewe sebanyak 14 siswa.

“Dari jumlah keseluruhan siswa yang mengikuti tes sabuk putih kedepan bisa disahkan menjadi warga PSHT dan bisa bermanfaat bagi masyarakat dimana para siswa-siswi berdomisili,” harap Kangmas Sismanto sapaan akrab Dewan Cabang PSHT Tanbu ini.

Terpisah, Ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Tanbu, Ahmad Sulton Rosyidi saat dikonfirmasi kalselpos.com terkait dualisme yang terjadi di PSHT, yakni PSHT kepemimpinan R. Murdjoko (17) dan PSHT kepemimpinan M.Taufiq (16) dengan tegas ia menyatakan, IPSI Tanbu dan Kalsel berpegang teguh pada hukum positif.

Sementara IPSI sendiri menurutnya, masih menunggu hasil Munas yang digelar di Jakarta beberapa bulan lalu. Namun, hingga saat ini tidak mendapatkan keputusan.

Kendati demikian, ungkapnya IPSI masih berharap adanya solusi di internal Pusat PSHT mengingat latar belakang IPSI sendiri dibangun oleh perguruan pencak silat tersebut.

“Berdasarkan koordinasi dengan pihak Kesbangpol Tanbu, kami masih menerima kedua versi tersebut, baik PSHT 16 ataupun PSHT 17 yang terpenting adalah membangun prestasi anak bangsa dalam seni beladiri pencak silat,” tandas Ahmad Sulton Rosyidi.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait