Hati Hati, Modus Catut Nama Kajari Katingan Minta Uang

Camat Katingan Kuala Hariadi Utomo.(deny)(kalselpos.com)

Katingan, kalselpos.com– Kepala Desa Kampung Tengah, Kecamatan Katingan Kuala Kabupaten Katingan sempat dibuat panik ketika mendapat telepon dari seseorang yang mengatas namakan Kepala Kejaksaan Negeri Katingan.

Dalam pembicaraan itu, penelpon meminta sejumlah uang guna menutup kasus korupsi yang dilakukan kepala desa. Beruntung pikiran sehatnya masih bekerja sehingga melakukan cek and ricek dan meminta bantu Camat Katingan Kuala. Ternyata murni penipuan.

Bacaan Lainnya

Camat Katingan Kuala Hariadi Utomo menuturkan, kejadian berawal dari chat sebuah nomor yang tidak dikenal. Nomor tersebut mengaku berasal dari Kejaksaan Negeri Katingan.

Dalam percakapan, penelepon menyatakan telah dimulainya Surat Pemberitahuan Penyidikan (SPDP) kasus korupsi dana desa. Tak berapa lama muncul lagi chat, Surat Pemanggilan Pemeriksaan Tersangka oleh Kejaksanaan Negeri Katingan kepada kepala desa.

Kemudian penipu menelepon kepala desa dan meminta uang sejumlah Rp25 juta untuk menutup perkara. Nomor rekening sempat dikirimkan mengatas namakan salah seorang staf.

“Untungnya kepala desa berkoordinasi dengan kami. Setelah kami melakukan pengecekan dan menelepon Kejaksaan Negeri Katingan ternyata tidak benar,” tuturnya, Selasa (15/3).

Hariadi Utomo mengaku sempat meminta kepala desa memancing penipu dengan alasan dana di Bank saldonya kurang dan mengambil langsung. Namun sang penipu langsung menutup saluran telepon.

Berdasarkan kejadian itu, Camat Katingan Kuala berharap semua kepala desa dan masyarakat berhati-hati bila ada pihak yang mengatasnamakan penegak hukum maupun dirinya dengan melakukan cek ricek.

“Jangan langsung dipercayakan. Gunakan akal sehat. Lakukan cek dan ricek,” pungkasnya.

Sementara Kajari Katingan Tandy Mualim, S.H., M.H., melalui Kasi Intel Ronald, S.H., meminta kepada masyarakat jangan langsung percaya begitu saja, bilamana ada orang yang mengatasnamakan pihaknya meminta sejumlah uang. Pria ramah ini berharap masyarakat lebih berhati-hati dan bisa langsung menghubungi Kejaksaan Negeri Katingan jika ada kasus seperti itu.

“Lakukan pengecekan terlebih dahulu tentang kebenaran hal tersebut. Secara logis saja, bila ada yang mengaku dari Kejaksaan Katingan dan meminta uang itu sudah pasti penipuan. Laporkan jika ada kejadian tersebut,” pungkasnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait