Oknum KUD diduga Korupsi proyek Pembangunan gudang sawit di Desa Kolam Kanan

[]Ibrahim SAMPAIKAN KASUS -Kajari Batola, Eben Neser Silalahi SH MH saat mengungkapkan dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan pengelolaan plasma kelapa sawit oleh KUD Jaya Utama, Kamis (20/1/22) siang, di Marabahan.(kalselpos.com)

Marabahan, kalselpos.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Barito Kuala (Batola), Eben Neser Silalahi SH MH, Kamis (20/1/22) siang, mengungkapkan perkembangan dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan pengelolaan plasma kelapa sawit oleh KUD Jaya Utama.

Dugaan penyelewengan pembangunan pengelolaan plasma kelapa sawit tersebut atas dasar Surat Perintah Penyelidikan Kepala Kejaksaan Negeri Barito Kuala Nomor: PRINT-02/O.3.19/Fd.1/11/2021 tanggal 09 November 2021 dan perpanjangan Surat Perintah Penyelidikan tanggal 07 Desember 2021.

Bacaan Lainnya

“Kini kasus dugaan korupsi penyelewengan pengelolaan kelapa sawit plasma oleh KUD Jaya Utama itu telah ditingkatkan ke tahap penyidikan,” tegas Kajari Batola di hadapan awak media di Marabahan.

Diakui, sebelumnya pihaknya telah melakukan kegiatan penyelidikan terhadap kasus ini selama 2 bulan dan memeriksa sebanyak 24 orang saksi.

Dalam penyelidikan, tim Jaksa Penyelidik juga melakukan koordinasi dan diskusi dengan beberapa pihak yang dapat menguatkan pencarian barang bukti, termasuk dalam penghitungan kerugian negara yang ditimbulkan, salah satunya dari auditor di Inspektorat Kabupaten Barito Kuala, sehingga diperoleh masukan sekaligus laporan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.