2 Putra Jokowi dilaporkan ke KPK atas dugaan korupsi

  • Whatsapp
Dua putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming (kiri) dan Kaesang Pangarep (kanan). (Foto: Antara)(kalselpos.com)

Jakarta, kalselpos.com – Gibran Rakabuming
dan Kaesang Pangarep, dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kedua putra Presiden Joko Widodo itu dilaporkan atas dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Bacaan Lainnya

Dari berbagai sumber yang dihimpun kalselpos.com, Rabu (12/01/2022) laporan ke KPK itu disampaikan oleh Ubedilah Badrun dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang juga aktivis 98.

Ubedilah pada saat berada di gedung KPK, Senin (10/1/2022) menegaskan
laporan ke KPK itu didasari atas relasi bisnis dua anak Presiden dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan.

Ubedilah mengatakan kejadian tersebut bermula pada 2015 ketika ada perusahaan berinisial PT SM, yang menjadi tersangka pembakaran hutan dan sudah dituntut oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) senilai Rp7,9 triliun.

Namun dalam perkembangannya, Mahkamah Agung (MA) hanya mengabulkan tuntutan senilai Rp78 miliar.

“Itu terjadi pada bulan Februari 2019 setelah anak Presiden membuat perusahaan gabungan dengan anak petinggi perusahaan PT SM,” ujar Ubedilah.

Dalam laporan ke KPK itu, Ubedilah mengaku juga membawa bukti-bukti data perusahaan serta pemberitaan terkait adanya pemberian penyertaan modal ventura tersebut.

Sementara, Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, pihaknya akan menelusuri aduan itu dengan terlebih dahulu melakukan verifikasi dan telaah terhadap data yang diberikan dalam laporan yang diduga menyeret nama dua anak Jokowi tersebut.

“Verifikasi itu untuk menghasilkan rekomendasi apakah aduan tersebut layak untuk ditindaklanjuti dengan proses telaah atau kemudian laporan itu akan diarsipkan,” kata Ali,

Ali pun menegaskan, pihaknya pasti menindaklanjuti setiap laporan yang masuk ke lembaga antirasuah tersebut. KPK pun memberikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang secara gigih mengambil peran dalam upaya pemberantasan korupsi di Tanah Air.

Sementara atas pelaporan ini, Gibran pun telah angkat bicara. Dia pun mengaku tak tahu menahu perihal dugaan korupsi yang disangkakan kepadanya dan adiknya Kaesang.

“Korupsi apa? Pembakaran hutan? Nanti takon Kaesang wae (tanya Kaesang saja). Iya, silakan dilaporkan saja. Kalau salah, ya kami siap,” ujar putra sulung Jokowi itu kepada wartawan di Solo, Senin.

Gibran juga mengatakan belum menerima informasi terkait pelaporan dirinya ke KPK. Namun, dia siap jika diperiksa dan dipanggil KPK mengenai laporan tersebut.

“Belum ada pemberitahuan. Iya, dicek saja kalau ada yang salah silakan dipanggil. Salahnya apa ya dibuktikan,” tukas Wali Kota Solo itu.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.