Warga Desa Banjarsari tuntut komitmen perusahaan tambang PT Sumber Alam Inti Mandiri

  • Whatsapp
[]kristiawan TUNTUT KOMITMEN PERUSAHAAN TAMBANG - Sukarni berdiri tepat di belakang rumahnya yang berjarak 1 meter dari eks galian tambang PT BMPE. (kalselpos.com)

Batulicin, kalselpos.com – Perusahaan tambang batubara dengan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Sumber Alam Inti Mandiri (SAIM) bersama kontraktornya, PT Borneo Mandiri Prima Energi (BMPE), diduga belum melaksanakan ganti rugi lahan warga terkait akibat aktivitas pertambangannya.

 

Bacaan Lainnya

Sukarni, salah satu warga RT 2, Dusun 1, Desa Banjarsari, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), kepada kalselpos.com, Rabu (1/12/21) kemarin, mengaku jika PT Sumber Alam Inti Mandiri mangkir terhadap janji atas ganti rugi tanah dan rumah miliknya.

Sejak tahun 2018, PT BMPE berjanji akan membayar atas ganti rugi tanah, akibat kegiatan pertambangan yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. Akan tetapi, sampai dengan tahun 2021 belum direalisasikan, keluhnya.

Awalnya, PT BMPE pada tahun 2018 sudah ada kesepakatan kepada tujuh warga sekitar termasuk dirinya, sebut Sukarni.

Perusahaan, saat itu berjanji akan menganti rugi tanah dan rumah warga yang terdampak aktivitas pertambangan, lantaran jarak tambang dengan pemukiman warga hanya sekitar 5 sampai dengan 10 meter.

Berdasarkan kesepakatan, pada tahun 2018, awalnya perusahaan akan menganti rugi kepada saya dengan luasan tanah 0,25 hektare dan sebidang rumah senilai Rp830 juta dengan uang muka Rp400 juta.

Kemudian 6 bulan berikutnya akan dilunasi sisa kekurangannya. Namun, sampai dengan tahun 2021 tidak ada pelunasan sisa ganti ruginya, tegasnya.

Sementara, kondisi saat ini, antara jarak rumah yang kami huni bersama keluarga, hanya 1 meter saja dengan eks galian tambang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.