Warga 2 Desa di Lembata diungsikan, antisipasi banjir lahar dingin

  • Whatsapp
Ilustrasi lahar dingin.(ist/net)(kalselpos.com)

Kupang, kalselpos.com -Ratusan warga dari Desa Lamawolo dan Desa Waimatan Nusa Tenggara Timur (NTT) diungsikan untuk mengantisipasi bencana banjir lahar dingin dari lereng Gunung Ile Lewotolok.

Bupati Lembata, NTT Thomas Ola Langodai dalam keterangan yang diterima di Kupang, Kamis (18/11/2021) mengatakan
masyarakat diungsikan ke hunian sementara di Kota Lewoleba agar aman dari ancaman banjir lahar dingin.

Bacaan Lainnya

“Banjir lahar dingin dari lereng Gunung Ile Lewotolok pada Jumat (12/11) lalu tidak menimbulkan korban jiwa namun mengakibatkan kerusakan infrastruktur jalan yang cukup parah,” ujar Thomas Ola menjelaskan.

Setidaknya ada empat ruas jalan yang rusak yaitu antara Desa Lamagute dengan Desa Napasabok, Desa Jontona dengan Desa Lamawolo, Desa Aulesa dan di Desa Amakaka.

“Kondisi akses jalan di empat titik ini tertutup dan rusak parah akibat material yang dibawa banjir lahar dingin,” sebutnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.