Bupati Canangkan Desa Asam sebagai Kampung Haruan

  • Whatsapp
PENCANANGAN- Bupati HSS Achmad Fikry didampingi Wabup Syamsuri Arsyad, mencanangkan Desa Asan sebagai kampung Haruan.(Sofan) (kalselpos.com)

Kandangan, kalselpos.com – Desa Asam Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dicanangkan sebagai kampung Haruan (Gabus).

PANEN- Bupati HSS Achmad Fikry bersama Wabup Syamsuri Arsyad, panen ikan Haruan di Desa Asan sebagai kampung Haruan.(Sofan)(kalselpos.com)

Pencangan Desa Asan sebagai kampung harus dicanangkan oleh Bupati HSS Achmad Fikry didampingi Wakil Bupati (Wabup) Syamsuri Arsyad, Rabu (13/10).

Bacaan Lainnya

Kepala BPBAT Mandiangin Andi Artya Donny, mengatakan pencangan Desa Asam sebagai kampung Harus yang telah dicanangkan Bupati untuk penggerak yang melihat dan mengandalkan sektor ikan tangkap faktanya stok ikan di laut mulai turun.

Diutaraknanya, salah-satu terobosan yang dilakukan bagaimana mendorong potensi-potensi sumber daya kelautan dan perikanan, khususnya bidang budidaya yang belum dioptimalkan dengan baik.

“Untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada bidang budidaya, maka dilakukan pengembangan Haruan di Desa Asan, Kecamatan Sungai Raya,” ujarnya.

Kenapa ikan Gabus yang kembangkan, karena ikan Haruan ini mempunyai nilai ekonominya yang sangat tinggi dan permintaan juga tinggi. “Data Badan Pusat Statistik (BPS) dua tahun ini salah satu komoditas ikan penyumbang inflasi,” ujarnya.

Ia mengatakan, dalam pengembangan ini pihaknya telah berkomitmen melakukan pendampingan, kepada masyarakat untuk meningkatkan pengembangan ikan Haruan.

“Untuk pengembangan ini masyarakat sekitar desa diberikan benih, guna mendorong dan mendukung pengembangan kampung haruan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati HSS Achmad Fikry mengatakan sebelum Desa Asam dicanangkan, tahun lalu sebagai Desa terbaik tingkat provinsi dalam pengelolaan keluarga berencana. “Dalam lomba tersebut, Desa Asan meraih juara pertama tingkat provinsi kalsel,” ujar Bupati Fikry.

Karena satu-satu di Indonesia pengembangan ikan Haruan hanya di Desa Asam, tentu orang-orang akan banyak belajar pengembangan ikan Haruan.

“Jangan sampai nanti orang datang untuk belajar ikannya habis. Namun, kata pak Andi akan dilakukan pengembangan secara terus menerus,” ujarnya.

Diungkapkan bupati, hari Sabtu lalu pak gubernur kunjungan ke Kabupaten HSS dalam rangka vaksinasi dan berharap setelah ada kampung Haruan, nanti tidak ada lagi saat makan ketupat ikannya Tamon.

“Saya minta kampung Haruan ini menjadi subplay bagi warung-warung ketupat, sehingga tidak lagi menggunakan ikan Toman,” ujar bupati.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.