Gubernur Pantau Pelaksanaan Vaksinasi di Ponpes Rakha Amuntai

  • Whatsapp
PANTAU-Gubernur Kalsel bersama dengan Bupati HSU serta Forkopimda saat melakukan kunjungan ke Ponpes Rakha Amuntai. (adiyat)(kalselpos.com)

Amuntai, kalselpos.com – Meski telah beberapa kali melaksanakan Vaksinasi di Pondok Pesantren (Ponpes) Rasyidiah Khalidiyah (RAKHA) Amuntai bagi santri dan santriwati, namun nyatanya hal itu masih kurang.

Pelaksanaan tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Danu F Fotohena menjelaskan, pelaksanaan Vaksinasi di Ponpes Rakha Amuntai telah mencapai 3.000 dosis, padahal jumlah santri sekitar 5.000.

Bacaan Lainnya

“Jadi perkiraan kita masih ada sekitar 1.500 sampai 2.000 lagi yang belum di Vaksin,” kata Danu , saat pelaksanaan program Vaksinasi Bergerak di Ponpes Rakha Amuntai, Jumat malam (8/10).

Diterangkannya, pihaknya akan kembali menargetkan pelaksanaan berikutnya di Ponpes Rakha.

Diterangkannya, saat pelaksanaan program Vaksinasi Bergerak yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tadi, Ponpes Rakha mendapatkan 500 dosis vaksin. “Sebanyak 500 dosis atau 500 sasaran pada hari ini,” cetusnya.

Danu menambahkan, target vaksinasi dari 176.000 penduduk Kabupaten HSU, sudah melakukan vaksinasi untuk dosis 1 sebanyak 44.000 dosis kemudian untuk totalnya ada 66.000 dosis yang telah diberikan.

“Jadi kalo secara persentase itu Vaksinasi dosis 1 itu sekitar 24 persen dari sasaran kita yaitu 176.000 Sampai 226.000 penduduk HSU yang akan ditargetkan vaksinasi,” terangnya lagi.

Dirinya berharap, di bulan Desember sudah mencapai 50 persen dengan catatan suplai vaksin lancar ke Kabupaten HSU.

“Selama ini kendalanya memang vaksin tidak begitu lancar suplainya sehingga kita kesulitan untuk memberikan Vaksinasi ke masyarakat. Tadi saja dosisnya yang tersisa per kemarin yaitu 550 dosis aja lagi,” akuinya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat melakukan kunjungan ke Ponpes Rakha Amuntai berharap, vaksin yang sudah diberikan oleh pemerintah pusat dan sampai ke Kabupaten HSU segera dihabiskan.

“Jika sudah habis minta lagi sama kami, di Pemerintah Provinsi,” pesannya.

“Pemerintah provinsi dapat sekian, habiskan ,kalo habis minta lagi karena ini memang salah satu cara bagaimana kita bisa lepas dari belenggu yang namanya covid – 19. bahkan, Vaksin adalah satu cara, barangkali kita bisa umroh lagi, bisa naik haji lagi,” pungkasnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.