Beroperasi di kawasan Hutan, Perusahaan Perkebunan PT LSI disita Polisi

  • Whatsapp
[]istimewa DISITA – Pihak penyidik Ditkrimsus Polda Kalsel saat melakukan penyitaan terhadap Kantor PT Ladangrumpun Subur Abadi (LSI) yang berdomisili di Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanbu.(kalselpos.com)

Batulicin,kalselpos.com – Diduga melakukan aktivitas perkebunan kelapa sawit dengan menduduki kawasan hutan tanpa izin sejak tahun 1995, PT Ladangrumpun Subur Abadi (LSI) yang berdomisili di Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), resmi disita jajaran Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Kalsel.


Upaya paksa berupa penyitaan sekaligus penggeledahan objek dari pelanggaran, di antaranya adalah Kantor PT LSI di Angsana sekaligus penyitaan areal kebun sawit seluas 2.380 hektare.
Menurut Kasubdit lV Tipitder Ditkrimsus Polda Kalsel, AKBP Tri Hambodo, saat diwawancarai di Batulicin, Selasa (7/9/21) siang, upaya paksa penyitaan ini dilakukan pihaknya, setelah penyidik melakukan serangkaian penyidikan, termasuk mendatangkan ahli, guna memastikan pelanggaran izin yang dilakukan PT LSI, yakni menduduki kawasan hutan tanpa izin.
PT LSI sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit yang bernaung di bawah PT Minamas Group. Perusahaan ini diduga melakukan pelanggaran, dengan menduduki kawasan hutan tanpa ada dokumen atau tanpa ada ijin.
Dijelaskan pula, jika sebelumnya pihak penyidik Ditkrimsus Polda Kalsel juga sudah melakukan observasi kepada para ahli, sebelum melakukan upaya paksa penyitaan terhadap PT LSI, yang menduduki kawasan hutan terhitung sejak tahun 1995 tersebut.
Kendati demikian, pihak penyidik tidak menyebutkan perusahaan tersebut, memasuk kawan hutan seperti apa dan nama perusahaan HPH yang dimaksudkan.
Terpisah, saat dihubungi kalselpos.com, beberapa kali melalui WhatsApp, pihak manajemen PT LSI Angsana, baik Humas ataupun Legal-nya, tak satu pun ada yang merespon, sampai berita ini diturunkan.

Bacaan Lainnya

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.