Sempat berkelahi, ditelpon Pacar, eh Malah lakukan Perampokan di ATM

  • Whatsapp
[]istimewa TERSANGKA PERAMPOKAN – AR alias Ifin Boneng, tersangka perampokan dua korban di dua gerai ATM, usai ditangkap pihak kepolisian.(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – Siapa sih tersangka perampokan bersenjata tajam (sajam) yang sempat viral di berbagai media sosial (medsos) ? Itu, setelah yang bersangkutan melakukan aksinya terhadap dua orang korban di dua gerai ATM berbeda, wilayah Banjarmasin Selatan dan Banjarmasin Barat, pada Senin (28/6/2021) lalu, sebelum akhirnya ditangkap, pada Selasa (29/6/21) pagi, sekitar pukul 07.00 Wita.

Kompol Yopie Andri Haryono(kalselpos.com)

Tersangkanya ternyata AR alias Ifin Boneng (37), warga Jalan Zahri Saleh, Komplek Kenang Indah, Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara. “Ia ditangkap oleh tim gabungan di Jalan Handil Bakti, Komplek Bakti Persada Raya 4, Kelurahan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola), ” ungkap Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Yopie Andri Haryono, Rabu (30/6/21) siang.
“Tersangka sudah kami tangkap dan amankan di Polsek Banjarmasin Selatan, sekarang masih dalam proses pemeriksaan,” jelasnya.
Dari data yang terhimpun, Ifin Boneng sempat mencoba melawan dan melarikan diri saat akan diamankan oleh petugas kepolisian, sehingga terpaksa harus dihadiahi ‘timah panas’.
Pertama kali, aksi tersangka dilakukan di wilayah Banjarmasin Selatan, tepatnya di gerai ATM depan Hotel Karisma. “Tersangka pertama kali melakukan aksinya di ATM sekitar Hotel Karisma Banjarmasin Selatan, lalu kemudian di Teluk Tiram,” sebutnya.
Mengenai kabar yang beredar mengenai tersangka yang sudah terluka jarinya, Kompol Yopie Andri Haryono, meluruskan jika tersangka sebelum menjalankan aksinya, sempat berkelahi dengan seseorang hingga mengambil pisau.
“Tersangka Ifin Boneng, sebelum melakukan penodongan di dua ATM sempat berkelahi satu lawan satu, kemudian dia pulang dan mengambil pisau, dengan niat awal untuk membalas luka yang dideritanya,” jelas Kapolsek.
Kemudian tersangka ditelpon sama pacarnya yang berada di Hotel Karisma, lalu dia tidak jadi berkelahi dengan sang musuh, dan sekitar pukul 18.00 Wita, tersangka melihat ATM di Hotel Kharisma yang saat itu sedang sepi, hingga dia melakukan aksinya sambil ‘berdarah – darah’ di kakinya,” lanjutnya.
Sementara untuk motif perampokan sendiri, dilakukan tersangka secara spontan, karena ada kesempatan. “Tidak direncanakan, karena sepi jadi ada kesempatan,” jelasnya.
Sedang untuk barang bukti pisau dan motor tersangka sudah diamankan. Sedang emas, HP, serta uang tunai, juga sudah diserahkan keluarga korban ke kami,” demikian Kompol Yopie Andri Haryono.
(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.