JPU tak dapat hadirkan Saksi, Sidang dugaan Korupsi PDAM Kapuas ditunda

  • Whatsapp
[]istimewa PERSIDANGAN SEBELUMNYA - Sidang kasus dugaan korupsi PDAM Kapuas dengan agenda mendengarkan keterangan saksi yang dilaksanakan, pada Kamis (20/5/21) lalu, di Pengadilan Negeri (PN) Palangka Raya.(kalselpos.com)

Palangka Raya, kalselpos.com – Sidang kasus dugaan korupsi PDAM Kapuas dengan agenda mendengarkan keterangan saksi, Kamis (27/5/21) siang, mendadak ditunda majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Palangka Raya.
Terkait penundaan persidangan tersebut, menurut Humas PN Palangka Raya, Heru Setiyadi SH MH, kepada wartawan, lantaran Jaksa Penuntut Umum (JPU), tidak dapat menghadirkan saksi – saksi yang dijadwalkan bersaksi pada sidang tersebut.
”Tadi persidangan telah dibuka, dan kemudian dinyatakan ditunda pekan depan oleh majelis hakim, yakni pada Kamis (3/6/21),” tegasnya.
Mudahkan tidak ada ada asumsi bermacam – macam terkait penundaan persidangan kali ini, tegas Heru Setiyadi SH MH.
Sebelumnya, dalam persidangan pekan lalu, sebanyak enam orang saksi dihadirkan baik dari pihak perusahaan, mantan ajudan bupati dan pegawai Sekretariat PDAM Kapuas. Yang paling menarik keterangan dari mantan Ajudan Bupati Kapuas, yakni Eko.
Sebagaimana dikutip kalselpos.com dari m.rri.co.id, di depan majelis hakim yang diketuai oleh Alfon, Eko mengakui bertugas sebagai protokoler sejak tahun 2013.
Dirinya mengenal terdakwa Widodo sejak pertama kali dilantik sebagai Direktur PDAM Kapuas pada tahun 2016.
Bahkan, pada saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas, Supritson SH mempertanyakan terkait pertemuan dengan terdakwa Widodo, Eko pun tidak membantahnya. “Sendiri pak untuk menyampaikan kegiatan-kegiatan, apabila ada kunjungan kerja Bupati Kapuas pak,” ucap Eko kepada JPU.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.