Bupati Launching KIM PRODUK KOPI

  • Whatsapp
Bupati Batola Hj Noormiliyani AS launching KIM PRODUK KOPI.

Marabahan, kalselpos.com – Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS launching Kelompok Informasi Masyarakat Protokol Dokumentasi Komunikasi Pimpinan (KIM PRODUK KOPI).

Launching aksi perubahan yang dibuat Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah (Prokopimda) Kabupaten Barito Kuala (Batola), Hery Sasmita, SSTP, MAP ini dihadiri para pejabat eselon IV, III, para camat, pejabat eselon II, para asisten, staf ahli bupati, Plh Sekda H Zulkipli Yadi Noor, serta Wakil Bupati H Rahmadian Noor.

Bacaan Lainnya

“Mengingat pentingnya keterbukaan informasi publik dan pelayanan prima serta untuk menjaga terjalinnya komunikasi dua arah antara pemerintah daerah dan masyarakat maka, pada hari ini saya melaunching KIM PRODUK KOPI,”katanya dalam acara yang berlangsung di Aula Selidah Kantor Bupati ini.

Noormiliyani mengatakan, KIM dibentuk untuk masyarakat secara mandiri serta kreatif yang aktivitasnya melakukan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat.

Adapun tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan, kecerdasan, keterampilan, kearifan yang mendorong berkembangnya motivasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

“KIM akan menjadi mitra pemerintah dalam penyebarluasan, sosialisasi dan diseminasi informasi pembangunan kepada masyarakat, sehingga akan terwujud masyarakat yang aktif, peka dan memahami informasi,”paparnya.

Sebelumnya, Kabag Prokopimda Setda Batola Hery Sasmita menyampaikan, aksi perubahan KIM PRODUK KOPI ini telah melalui analisis serta kajian seksama terkait penyampaian penyebarluasan informasi ke masyarakat.

Lelaki yang akrab disapa Hery ini mengutarakan, saat ini terdapat 3 kendala dalam penyebarluasan informasi ke masyarakat Batola.

Kendala itu, diantaranya akibat kondisi geografis, perekonomian masyarakat yang relatif masih menengah ke bawah, serta faktor jaringan internet yang masih lambat, khususnya dialami masyarakat yang terdapat di 25 – 50 desa yang ada di Batola.

Hery menjelaskan, terdapat 2 tujuan dari aksi perubahan KIM PRODUK KOPI yang dibuatnya ini, diantaranya untuk menciptakan komunikasi dua arah antara pemerintah daerah dan masyarakat yang dampaknya semakin meningkatkan kepercayaan kepada pemerintah daerah, mempertebal kecintaan daerah, serta meningkatnya dukungan terhadap pembangunan.

Melalui KIM PRODUK KOPI, Prokopimda Setda Batola akan menyebarluaskan seluruh program dan kegiatan yang disampaikan pimpinan daerah baik lewat media daerah yang sudah ada maupun dalam bentuk print out yang akan disebarluaskan kepada seluruh anggota KIM di seluruh desa dan kelurahan untuk selanjutnya disebarluaskan ke masyarakat.

Hal lainnya yang juga disebarkan, lanjut Hery, seperti naskah sambutan, jadwal pimpinan, serta lainnya disampaikan pula oleh tim ke masyarakat dalam bentuk cetak maupun print out.

Sementara feedback-nya bagi pemerintah daerah, melalui sistem ini semakin mensinkronkan seluruh kegiatan yang dilaksanakan masyarakat. Sehingga tidak ada kegiatan yang melibatkan pimpinan kabupaten yang tidak diketahui camat maupun kades/lurah. Sebab Prokopimda akan menyediakan formulir untuk setiap kegiatan yang harus diisi penyelenggara dengan diketahui kades/lurah serta camat.

Demikian pula terhadap pengaduan masyarakat, formulirnya juga telah disediakan yang SOP-nya juga harus ditandatangani kades dan dikirimkan melalui KIM PRODUK KOPI untuk dilanjutkan kepada SKPD terkait termasuk bupati.

Dengan begitu, diharapkan tidak ada lagi kasus-kasus maupun kegiatan yang tidak terkoordinasikan kepada kades/lurah maupun camat di samping manfaatnya dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

kalselpos.com: Berita Terkini Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.