Diduga lakukan Santet, pria 54 tahun ‘dipangkung’ dengan balokan Ulin

[]istimewa DIAMANKAN - AN (51), tersangka penganiayaan usai diamankan polisi bersama barang bukti.

Amuntai,kalselpos.com – Unit Reskrim Polsek Danau Panggang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) mengamankan terduga pelaku penganiayaan yang terjadi di sebuah mushala di Desa Manarap Hulu, Kecamatan Danau Panggang, Jumat (29/1/2021) lalu.

Bacaan Lainnya

Kejadian bermula saat korban SU (54) sedang asyik duduk ngobrol di dalam Mushala Miftahul Khair yang berada di Desa Manarap, membahas pembangunan tempat ibadah tersebut bersama para saksi yakni MU dan SY serta warga lainnya.

Tanpa terduga, tiba – tiba datang tersangka AN (51) yang langsung ‘memangkung’ alias memukul kepala korban menggunakan kayu ulin, hingga korban pun terjatuh.

“Sementara kayu ulin tersebut patah menjadi dua bagian” ujar Kapolres HSU, AKBP Afri Darmawan melalui Kapolsek Danau Panggang, Iptu Syaifullah, Sabtu (30/1/2021) petang.

Akibat kejadian tersebut, masyarakat setempat dan saksi segera melerai, bahkan diperkirakan saat itu tersangka juga ingin menusukan patahan ulin tersebut ke arah korban yang sudah jatuh.

Mendapat laporan warga, Unit Reskrim Polsek Danau Panggang langsung mendatangi lokasi kejadian, menolong korban sekaligis melakukan pencarian terhadap tersangka, yang mendadak melarikan diri.

“Selang satu jam kemudian tersangka AN yang seorang buruh tani tersebut berhasil diamankan di rumahnya, di Desa Manarap Hulu, Kecamatan Danau Panggang,” ujar Kapolsek.

Berdasarkan keterangan tersangka AN, ia terpaksa memukul korban lantaran menduga SU telah menyantetnya.

Sementara, barang bukti yang diamankan satu lembar baju batik kemeja lengan panjang yang ada bercak darah, satu bilah balokan kayu ulin panjang sekitar 40 Cm yang telah patah jadi dua bagian.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: adiyat
Editor : s.a lingga

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya

Pos terkait