PT BUMA akhirnya hadiri Persidangan, namun Majelis Hakim justru Menundanya, ada Apa ?

  • Whatsapp
[]kristiawan DITUNDA - Suasana persidangan gugatan Perbuatan Melawan Hukum yang mendudukan PT BUMA sebagai Tergugat, sebelum dinyatakan ditunda oleh majelis hakim PN Batulicin, Selasa (19/1/21) siang.

Batulicin, kalselpos.com – Setelah dua kali ‘mangkir’, PT Bukit Makmur Mandiri (BUMA), akhirnya memenuhi panggilan sidang di Pengadilan Negeri (PN) Batulicin, Selasa (19/1/21) siang.

Sidang gugatan perkara dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang dilakukan oleh PT BUMA tersebut, sebelumnya dilayangkan oleh Demon Oktavin Sukmawan, mantan seorang karyawannya yang merasa di-PHK secara sepihak oleh pihak perusahaan.

Advertisements

Bacaan Lainnya

Sayangnya, persidangan terkait gugatan yang dilayangkan Demon Oktavin Sukmawan melalui kuasa hukumnya dari Kantor Hukum Banua Law Firm terhadap PT BUMA tersebut, dinyatakan ditunda oleh majelis hakim setempat.

Ditundanya sidang tersebut lantaran ada sanggahan dari pihak kuasa hukum Penggugat, yang meragukan surat kuasa pihak Tergugat, dalam hal ini PT BUMA.

Pihak Tergugat tidak bisa membuktikan kebenaran dari surat kuasa yang dibawa dan ditunjukkan di persidangan.

PT BUMA sendiri dalam menghadiri panggilan sidang ke tiga, ini dihadiri oleh Amanda dan Tegar Pratama.

Kepada kalselpos.com, Agus Rismalian Noor SH dan Dadang Ari Kurniawan SH, pengacara dari Kantor Hukum Banua Law Firm yang menjadi kuasa hukum Penggugat, menyampaikan proses sidang kembali ditunda majelis hakim, karena pihaknya meragukan keaslian surat kuasa yang dibawa oleh pihak Tergugat.

Sementara, pihak PT BUMA tidak bersedia memberikan keterangan ketika dikonfirmasi oleh wartawan, seusai persidangan, dengan memilih meninggalkan Pengadilan Negeri Batulicin.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : kristiawan
Editor. : s.a lingga

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya

Advertisements