Pandemi Covid-19, Omzet Bisnis Ikan Cupang Naik 60%

  • Whatsapp
Bisnis ikan cupang hias yang saat ini tengah naik daun (ist)

Banjarmasin, kalselpos.com – Selama pandemi Covid-19, omzet penjualan ikan cupang hias di ternyata malah meningkat sebesar 60 persen.

Rifai, peternak ikan cupang hias yang meraup keuntungan ganda di masa pandemi Covid-19 (Hafidz)

Salah seorang peternak ikan cupang hias di Banjarmasin, Rifai mengatakan, selama pandemi Covid-19, ia bisa menjual ikan cupang hias hasil ternaknya dengan harga Rp 50 ribu hingga Rp3 juta rupiah per ekor.

Bacaan Lainnya

Bahkan, ikan cupang hias miliknya tersebut juga dijual keluar Kota Banjarmasin seperti Amuntai, Barabai, Kandangan, Banjarbaru.

Selama masa pandemi hingga saat ini diterapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), para peternak maupun penjual ikan cupang hias tidak mengalami penurunan omset, bahkan mengalami peningkatan lumayan drastis.

Ia mengaku pada kondisi biasa ia hanya mampu menjual 50 sampai 100 ekor dalam satu harinya.

Akan tetapi, pada saat pandemi Covid-19 ini ia mampu menjual hingga 1000 ekor dalam satu harinya.

“Kayaknya pandemi covid-19 tidak berpengaruh terhadap usaha yang saya geluti, malah meningkat hampir 3 kali lipat lebih,” ujar Rifai

Ikan cupang yang ia jual pun ada berbagai macam jenis, mulai dari Nemo, Giant, Avatar, Vancy dan lain sebagainya.

“Untuk satu ekor ikan cupang harganya bervariasi, mulai dari harga Rp 5000 hingga Rp150 ribu, tergantung dari jenis maupun ukuran ikan cupangnya,” sambungnya.

Ia berharap, dengan banyaknya pecinta ikan cupang mania agar pemerintah bisa memberikan mereka wadah bernaung.

“Salah satu wadah bernaung menurut saya dengan membuat event kontes, atau memberikan sarana dan prasarana, sebab ia pernah mengadakan event akan tetapi dengan biaya sendiri,” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Hafidz
Editor : Zakiri

Pos terkait