Polisi Amankan Dua Jukir karena Peras Tukang Cukur

  • Whatsapp
Dua Pelaku Pemerasan dan Pengancaman terhadap Tukang Cukur rambut perkaranya digelar di Polsekta Banjarmasin Utara Jumat (20/11/2020) (Ahmad Fauzie)

Banjarmasin, kalselpos.com – Dua pria yang berprofesi sebagai juru parkir (jukir) di Banjarmasin, diamankan Unit Reskrim Polsekta Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan, setelah dilaporkan melakukan pemerasan dan pengancaman terhadap seorang tukang cukur rambut.

Perkara Kedua jukir ini pun digelar di Polsekta Banjarmasin Utara, Jumat (20/11/2020).

Bacaan Lainnya

Kapolsekta Banjarmasin Utara, AKP Gita Suhandi Achmadi mengatakan, pihaknya hanya memerlukan waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian tersebut m dilaporkan korbannya.

Alhasil, Unit Reskrim Polsekta Banjarmasin Utara berhasil menangkap kedua pelaku pemerasan dan pengancaman yang menggunakan sebilah pisau.

Ia menerangkan, kedua pelaku pemerasan dan pengancaman terhadap seorang tukang cukur rambut bernama Rafi’i (21) Warga Jalan Bajayau Kecamatan Daha Barat HSS ini, terjadi di sebuah Barbershop tempat korban bekerja di Jalan Padat Karya, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara.

“Kedua pelaku ini kerap memintai korban uang, dan kali ini keduanya dilaporkan, lantaran merampas telepon genggam milik korban dengan cara mengancam dengan sebilah pisau,” jelasnya.

Tersangka masing-masing berinisial B (36) warga Pasar Ujung Murung Kelurahan Kertak Baru Ulu Kecamatan Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin dan R (35) Warga Jalan Sungai Andai, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin.

“Keduanya sama-sama berprofesi sebagai juru parkir,” ujar Kapolsek.

Pria dengan sapaan Akp Gita itu mengatakan, modus kedua pelaku berawal saat keduanya memintai uang pada korbannya dan korbannya pun selalu memberi.

“Karena korban selalu memberi lantaran merasa takut, lama kelamaan kedua pelaku mengincar harta berharga milik korban berupa handphone,” ungkapnya.

Menurutnya salah seorang dari kedua pelaku merupakan residivis. ” tepatnya di wilayah hukum Polsekta Banjarmasin Selatan beberapa waktu lalu,” bebernya.

Selain mengamankan kedua tersangka, polisi juga turut mengamankan barang bukti berupa satu bilah pisau belati dan satu unit handphone.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,kedua tersangka terancam pasal 368 KUHP dengan ancaman pidana penjara 9 tahun.

Sementara itu, saat ditanya wartawan, tersangka Razi mengaku bahwa perbuatan ini baru pertama kali ia melakukan pemerasan dan pengancaman. Dirinya berdalih melakukan ini hanya untuk membeli rokok.

“Baru satu kali pak, uangnya buat beli rokok,” ucapnya singkat.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Ahmad Fauzie
Editor : Zakiri