2 pengendara Harley tersangka pengeroyokan anggota TNI di Bukittinggi diamanksn Polisi

Komunitas Moge HOG membuat video permohonan maaf kepada seluruh anggota TNI terkhusus angota Kodim 0304/Agam dan masyarakat Kota Bukittinggi.(Istimewa)

kalselpos.com – Kepolisian Resor (Polres) Kota Bukittinggi, Polda Sumatera Barat (Sumbar) setelah menerima laporan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap dua orang anggota TNI Kodim 0304/Agam oleh rombongan motor gede Harley Davidson Owner Grup (HOG) Siliwangi Bandung Chapter Indonesia, langsung mengamankan dua pengendara Harley yang menjadi tersangka pengeroyokan dan penganiayaan.

“Setelah ditetapkan sebagai tersangka, polisi juga langsung melakukan penahanan badan terhadap kedua tersangka di sel tahanan Mapolresta Bukittinggi sejak pukul 04.00 WIB,” ujar Kapolres Kota Bulittinggi, AKBP Dodi Prawiranegara kepada media, Sabtu, (31/10 2020)

Bacaan Lainnya

Dijelaskannya, dalam proses kasus ini polisi telah memeriksa saksi, anggota klub, rekaman video saat peristiwa dugaan penganiayaan terjadi, serta alat bukti lainnya.

Dan saat ini proses kasus itu masih terus dilakukan dan tidak menutup kemungkinan ada penambahan tersangka lainnya, selain kedua yang sudah menjadi tersangka.

“Kedua pengendara yang ditetapkan sebagai tersangka itu adalah MS, dan B dijerat pasal 170 KUHPidana Juncto (Jo) pasal 351 KUHPidana tentang penganiayaan dengan ancaman pidana lima tahun penjara,” terang Dodi.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Dari berbagai sumber
Editor: Bambang CE

Pos terkait