Didakwa miliki puluhan Gram sabu dan Ineks, terdakwa Narkoba justru divonis Bebas

  • Whatsapp
BEBAS MURNI - Muhammad Saleh alias Saleh (tengah) berdiri mengenakan jaket, terdakwa kasus kasus narkoba yang divonis bebas murni oleh MA saat berfoto bersama dengan tim penasehat hukumnya dari Trusted And Reassure Law firm Banjarmasin, Senin (19/10) siang.

Banjarmasin, kalselpos.com – Masih ingat dengan Muhammad Saleh alias Saleh (35), terdakwa kasus narkoba yang ditudingkan menyimpan atau memiliki 34 gram sabu dan 14 butir pil ekstasi atau Ineks, hingga menjalani proses persidangan dan sempat mendekam di balik jeruji penjara selama 9 bulan.


Kini, M Saleh mengaku bahagia dan senang, apalagi setelah turunnya petikan putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) RI, yang menyatakan dirinya tidak terbukti bersalah, sebagaimana yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Dalam akta pemberitahuan Petikan Putusan MA terkait Pasal 257 KUHAP jo Pasal 226 KUHAP Nomor : 702/Pid. Sus/2019/PN.Bjm jo 2386 K/Pid. Sus/2020 tanggal 7 Oktober 2020, dan telah memberitahukan Petikan Putusan MA Ri tanggal 1 September 2020 Reg. Nomor 2386 K/Pid. Sus/2020, yang amar putusannya berbunyi, menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi 1, yakni Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Banjarmasin, sekaligus mengabulkan permohonan kasasi dari pemohon Muhammad Saleh alias Saleh.
Putusan MA di atas juga membatalkan putusan Pengadilan Tinggi (PT) Banjarmasin Nomor 133/PID/Sus 12019/PT.Bjm tanggal 05 Desember 2019 yang memperbaiki Putusan Pengadilan Negeri Banjarmasin Nomor 702/Pid. Sus/2019/PN Bjm tanggal 29 Oktober 2019, dengan menyatakan, terdakwa Muhammad Saleh alias Saleh tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan, dalam dakwaan Primair maupun Subsidair yang didakwakan Penuntut Umum.
Selanjutnya, membebaskan terdakwa Muhammad Saleh alias Saleh dari seluruh dakwaan, memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya.
Senin (19/10) siang, kepada sejumlah awak media, M Saleh mengaku bahagia dan rasa cemas yang saat ini dirasakan telah sirna. “Saya bahagia dengan adanya petikan putusan kasasi MA, yang menyatakan saya tidak terbukti bersalah,” ujarnya.
Terpisah, Sugeng Ariwibowo SH MH dan Junaidi SH MH dari kantor hukum Trusted And Reassure Law Firm Banjarmasin, yang mendampingi Muhammad Saleh selama proses persidangan, menyatakan upaya yang pihaknya lakukan sudah maksimal, lantaran fakta hukum selama proses persidangan tidak ada saksi yang menyatakan M Saleh bersalah.
“Atas petikan putusan kasasi MA, ini kita akan berkordinasi dengan keluarganya. Tindakan atau upaya hukum apa yang nantinya akan ditempuh, karena sesuai KUHAP yang bersangkutan bisa mengajukan gugatan,”ucap Sugeng.
Sekedar mengingatkan, fakta baru terhadap kasus tindak pidana narkoba dengan terdakwa M Saleh, cukup mengejutkan. Pasalnya, putusan banding di tingkat Pengadilan Tinggi Banjarmasin bernomor 133PID.SUS/2019/PT.BJM tanggal 9 Desember 2019, menyatakan putusan memperbaiki perkara Nomor 702/Pid.Sus/2019/PN.Bjm, tanggal 29 Oktober 2019, menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 9 bulan, sekaligus menetapkan massa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani terdakwa, dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.
M Saleh sendiri di persidangan Pengadilan Negeri Banjarmasin, didakwa JPU atas kepemilikan narkoba sebanyak 34 gram sabu dan 14 butir ekstasi, hingga dituntut 10 tahun penjara oleh JPU. Namun oleh majelis hakim, yang bersangkutan hanya dijatuhi pidana selama 1 tahun penjara, lantaran diduga hanya melanggar Pasal 131 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Oleh majelis hakim yang dipimpin Aris Bowono Langgeng SH MH, menyatakan terdakwa terbukti bersalah, mengetahui adanya narkoba, namun tidak melaporkannya kepada pihak berwajib.
Putusan majelis hakim ini berbeda jauh dari tuntutan JPU, Ira Dwi Purbasari SH MH , yang sempat menuntut terdakwa dengan Pasal 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman selama 10 tahun penjara.
Namun akhirnya, majelis hakim di MA justru berkata lain, Muhammad Saleh alias Saleh justru dinyatakan tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan JPU.

Bacaan Lainnya

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

[]penulis/editor : s.a lingga