Lalai Prokes, Warga Disanksi Baca Al-Fatihah

Operasi yustisi covid 19 di jalan Kelurahan Tambarangan Kec Tapin Selatan

Rantau, kalselpos.com– Petugas gabungan memberi hukuman berupa sanksi sosial kepada warga yang melanggar disiplin protokol kesehatan (prokes). Sanksi sosial tersebut berbentuk membaca surah Al-Fatihah.

Bacaan Lainnya

Hal itu terlihat saat Petugas Gabungan melakukan Operasi Yusitisi dalam rangka pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Jalan A Yani, tepatnya depan Mapolsek Tambarangan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin pada Jumat (9/10/2020) kemarin.

Danramil Tapin Selatan Kapten Inf Sukirno Hadi mengatakan, operasi yustisi tersebut dijalankan sekaligus mensosialisasikan Peraturan Bupati (Perbup) Tapin Nomor 20 Tahun 2020 tentang pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 yang didalamnya juga mengatur kewajiban menjalankan protokol kesehatan.

“Dalam operasi ini, apabila warga kedapatan tidak menjalankan protokol kesehatan Covid-19 akan diberikan sanksi, mulai dari bentuk teguran lisan, penyitaan KTP sampai sanksi sosial,” ucapnya pada awak media.

Ia menjelaskan, sasaran dalam operasi ini yakni warga yang melintas di jalan Kelurahan Tambarangan dan warga yang lewat ke arah Tambarangan-Sawang Rumintin khusus yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Selama kurang lebih dua jam melaksanakan operasi sebanyak 16 orang diberikan teguran lisan dan 3 orang diberikan sanksi kerja sosial dan membaca surat Al-Fatihah dan 1 orang org pushup.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini warga masyarakat lebih peduli mencegah penyebaran covid 19 yang sampai saat ini masih terus terjadi,” harapnya.

Untuk dketahui, pelaksanaan operasi ini dilakukan tim gabungan terdiri dari TNI Tapin Selatan, Polri Tapin Selatan dan Relawan Covid 19.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Abdillah
Editor : Zakiri

Pos terkait