Tagihan listrik melonjak 19 Juta, setelah dihitung cuma 1 Juta

  • Whatsapp
Meteran listrik pascabayar. (Istimewa)

kalselpos.com – Keluhan terjadinya lonjakan tagihan listrik yang tidak sewajarnya kembali terjadi di Makassar.

Tagihan tidak sewajarnya itu baru-baru ini viral di media sosial (medsos) setelah diunggah oleh pelanggan.

Bacaan Lainnya

Diunggah foto bukti tagihan listriknya mencapai Rp 19.675.707 dengan kapasitas listrik hanya 900 VA. Sementara biasanya hanya membayar Rp 400 ribu per bulan.

Akhirnya, Kementerian ESDM yang membawahi PLN langsung merespon hal itu melalui Direktur Bisnis dan Usaha Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Ditjen Gatrik) Hendra Iswahyudi.

“Setelah dihitung ulang, tagihan pelanggan di Makassar disepakati menjadi Rp 1.050.000,” ujar Hendra Iswahyudi dalam konferensi pers virtual Ditjen Gatrik, Selasa (11/8).

Ia juga menyampaikan, angka itu sudah clear, sudah ketemu sama pelanggan. Solusinya sudah disepakati. Mekanismenya
pelanggan hanya bayar Rp 1.050.000 dengan dicicil 4 kali per bulan.

“Jadi 200 ribu. Itu sudah clear,” tandasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: A dan berbagai sumber
Editor: Bambang CE

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.