Petani Tambak di Kelumpang Selatan mulai gunakan pupuk Alami

Pupuk cair organik berbahan alami tanpa zat kimia yakni "Rajawali kalsel-Bio"

Kotabaru, kalselpos.com – Petani tambak ikan dan udang di Kecamatan Kelumpang Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, kini mulai menggunakan pupuk cair organik berbahan alami tanpa zat kimia yakni “Rajawali kalsel-Bio”.


Di samping biaya yang tidak begitu mahal pupuk cair organik berbahan alami ini hanya berharga 70-80rb perbotolnya dalam ukuran 1 liternya, pupuk ini diproduksi langsung oleh warga Kalsel sendiri yakni Syahril berdomisili di Desa Pantai.

Bacaan Lainnya

Karena di musim pandemi virus non alam Covid-19 saat ini sangat membawa dampak buruk bagi perekonomian warga terlebih petani tambak dan petani padi di wilayah Kelumpang Selatan,Kabupaten Kotabaru.

Salahsatu petani tambak Abbas saat di konfirmasi wartawan siang tadi 7/8/20 di tambaknya mengatakan, “Alhamdulillaaah setelah mencoba menggunakan pupuk cair Alami yang tidak ada bahan kimia yakni “Rajawali Kalsel Bio” ini sangat membantu kami karena penggunaannya sangat praktis bahkan harganya relatif murah dibanding dengan pupuk berbahan kimia,” ujar Abbas.

Masih dengan abbas, perubahan setelah menggunakan pupuk ini sangat cepat bahkan baru di siramkan ke kolam hanya dalam waktu kurang lebih 5 hari air tambak sudah mengalami perubahan yakni timbul lumut hijau yang mana itu sangat membantu menyuburkan tanaman ternak.

“Harapan kami Mudah mudahan tanaman kami yakni ikan bandeng dan udang memberikan hasil yang berlimpah sesuai yang diinginkan setelah memulai menggunakan pupuk cair berbahan alami “Rajawali Kalsel-Bio” ini, dan sangat kami berharap kepada dinas terkait untuk memperhatikan hal ini supaya stok pupuk ini segera di adakan lebih banyak lagi di wilayah Kelumpang Selatan,” jelas Abbas.

Selain Abbas pupuk ini juga sudah banyak di gunakan petani tambak di desa sungai dua, Kecamatan Simpang 4, Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan.

Terpisah Kepala Dinas Pertanian Kotabaru, Ir Hairudin, melalui Kepala PPL Kecamatan Kelumpang Selatan, Hairamansyah mengatakan, sangat mendukung dan menyarankan para petani tambak untuk menggunakan pupuk berbahan alami, karena jangka panjang untuk bisa menggarap tambak dan struktur tanah tambak sangat bagus bila menggunakan pupuk alami ini.

“Nantinya ini akan menjadi contoh dan bukti untuk petani lain, dan nantinya akan saya koordinasikan kesemua petani tambak yang ada di Kelumpang Selatan agar memulai sedikit demi sedikit beralih ke pupuk alami tanpa bahan kimia,saya sangat mendukung dengan adanya ini,” jelas kepala PPL Hairamansyah.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Ardiansyah
Editor : Aspihan Zain