100 Hari Kepemimpinan Shalahuddin-Felix: Akselerasi Infrastruktur dan Refleksi Pelayanan Publik

Teks foto : Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, memaparkan capaian 100 hari pertama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan dalam forum evaluasi di Muara Teweh, Rabu (11/2/2026). (Ist)(kalselpos.com)

Muara Teweh, kalselpos.com

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara menggelar evaluasi komprehensif terhadap 100 hari masa kepemimpinan Bupati H. Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan. Forum yang berlangsung di Muara Teweh, Rabu (11/2/2026) ini, ditegaskan sebagai sarana refleksi dan koreksi mendalam untuk memastikan program pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

 

Bupati Shalahuddin menyampaikan bahwa sejak dilantik pada Oktober 2025, Pemkab Barito Utara telah mengadopsi trilogi kerja: “Bekerja Keras, Bergerak Cepat, dan Bertindak Tepat”. Visi ini dijabarkan ke dalam 11 Program Unggulan dan 12 Program Prioritas yang menjadi kompas bagi seluruh perangkat daerah.

 

“Kami berkomitmen mengubah langkah-langkah kecil yang konsisten menjadi perubahan besar bagi kemajuan Bumi Iya Mulik Bengkang Turan,” ujar Shalahuddin.

 

Dalam laporannya, Pemkab mencatat sejumlah capaian signifikan yang menjangkau wilayah pelosok. Beberapa di antaranya meliputi keberhasilan elektrifikasi desa terpencil, distribusi paket perlengkapan sekolah, hingga akselerasi pembangunan tiga jembatan strategis, yakni Jembatan Sikan, Lemo, dan Lahei. Selain itu, pemerintah daerah juga telah menyalurkan bantuan alat berat serta kendaraan operasional untuk memperkuat pelayanan publik.

 

Sejalan dengan penguatan infrastruktur, Pemkab terus memacu pengembangan jaringan air bersih dan penyediaan alat kesehatan modern di berbagai fasilitas medis. Di sektor ekonomi, pemberdayaan UMKM, pertanian, dan pariwisata dilakukan secara masif untuk menciptakan pertumbuhan yang merata dan berkeadilan.

 

Meski mencatat banyak kemajuan, Bupati secara transparan mengakui adanya tantangan internal, terutama terkait optimalisasi penyerapan anggaran dan penguatan koordinasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia menginstruksikan jajarannya agar lebih proaktif memecahkan hambatan realisasi program di lapangan demi meningkatkan akuntabilitas dan profesionalisme ASN.

 

Menutup arahannya, Shalahuddin mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif melalui masukan dan kritik konstruktif. Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi dan pelibatan publik adalah kunci agar program pemerintah tetap berada pada jalur yang benar dalam menjawab harapan rakyat.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait