Siapkan Pariwisata Desa Sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru 

Teks foto Bupati Tapin H Yamani dan Ketua TP PKK Tapin Hj Faridah Yamani hadiri rakor APDESI Kepala Desa se Kabupaten Tapin yang berlangsung di Desa Miawa Kecamatan Piani.(ist)(kalselpos.com)

Rantau, kalselpos.com — Pemerintah Kabupaten Tapin mulai mendorong desa-desa menjadikan sektor pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Langkah itu mengemuka dalam rapat koordinasi Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Tapin di kawasan Pemandian Sirang Pitu, Desa Miawa, Kecamatan Piani, Selasa, 28 April 2026.

 

Bacaan Lainnya

Rapat koordinasi yang dihadiri para kepala desa se-Tapin tergabung dalam APDESI Tapin itu mengusung tema Melalui Sektor Pariwisata Tingkatkan Pendapatan Asli Desa (Pades) Serta Mendongkrak Ekonomi Masyarakat Desa.

 

Bupati Tapin H Yamani hadir bersama Ketua TP PKK Tapin Hj Faridah Yamani, Ketua Komisi I DPRD Tapin H Rustan Nawawi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Rahmadi, serta jajaran camat dan unsur Forkopimcam.

 

Bupati Tapin H Yamani dalam sambutannya saat membuka rakor mengatakan desa memiliki peluang besar mengembangkan ekonomi berbasis potensi lokal. Menurut dia, sektor wisata dapat menjadi penggerak aktivitas usaha masyarakat, mulai dari perdagangan kecil, kuliner, hingga jasa.

 

“Pertemuan APDESI ini menjadi ruang bertukar gagasan untuk pembangunan desa dan daerah,” kata Yamani.

 

Ia menilai forum rutin yang digelar setiap empat bulan itu penting untuk menjaga sinkronisasi program antara pemerintah daerah dan pemerintah desa.

 

Sejumlah persoalan pembangunan desa, kata dia, turut dibahas dalam pertemuan tersebut.

 

Kepala Dinas PMD Tapin Rahmadi mengatakan forum APDESI bukan sekadar ajang silaturahmi kepala desa. Pertemuan itu juga menjadi saluran koordinasi berbagai persoalan pemerintahan desa, termasuk penyampaian laporan dan evaluasi program pembangunan.

 

“Komunikasi antarkepala desa dan pemerintah daerah harus tetap kuat agar program yang direncanakan bisa berjalan efektif,” ujarnya.

 

Selain isu pengembangan desa wisata, rapat juga menyinggung agenda retret bagi kepala desa dan lurah se-Kabupaten Tapin di Magelang. Pemerintah Kabupaten Tapin dipimpin H Yamani menilai kegiatan itu penting untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan aparatur pemerintahan.

 

Retret akan berlangsung dalam dua tahap. Gelombang pertama diikuti kepala dinas, sekretaris dinas, dan camat pada 4-9 Mei 2026. Adapun kepala desa dan lurah dijadwalkan mengikuti kegiatan pada 8-13 Mei 2026.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait