Petugas Dishub di Rindam: ASN bermasalah siap dikirim ikut pelatihan disiplin

Teks foto : Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, secara resmi membuka Pendidikan Dasar Petugas Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal).(kalselpos.com)

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Upaya membenahi wajah pelayanan publik di jalan raya mulai digencarkan. Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, secara resmi membuka Pendidikan Dasar Petugas Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Rabu pagi (29/4/2026).

 

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang digelar di Rindam XXII/Tambun Bungai ini menjadi langkah serius Pemko dalam membentuk mental dan karakter aparat di lapangan. Yamin hadir didampingi Wakil Komandan Rindam, I Made Sandy Agusto.

 

Mengusung tema “Pelatihan Disiplin, Kepemimpinan dan Keselamatan Transportasi: Mewujudkan Petugas yang Tangguh, Responsif, dan Berintegritas”, pelatihan ini dijadwalkan berlangsung hingga 1 Mei 2026. Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas petugas di tengah kompleksitas persoalan lalu lintas di Kota Banjarmasin.

 

Dalam sambutannya, Yamin menegaskan bahwa tantangan di jalan raya kini semakin dinamis dan membutuhkan petugas yang tidak hanya sigap, tetapi juga berkarakter kuat.

 

“Disiplin adalah kunci dalam menegakkan aturan secara konsisten tanpa tebang pilih. Kepemimpinan juga penting, karena setiap petugas di lapangan adalah pemimpin situasi yang harus mampu mengambil keputusan cepat dan tepat,” tegasnya.

 

Ia juga menggarisbawahi bahwa keselamatan menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar. Menurutnya, pelatihan ini harus melahirkan petugas yang tahan tekanan, cepat merespons kondisi, dan menjunjung tinggi integritas.

 

“Wajah pelayanan pemerintah di bidang lalu lintas sangat ditentukan oleh sikap petugas di lapangan. Manfaatkan diklat ini untuk meningkatkan keterampilan dan tanggung jawab,” ujarnya.

 

Namun, pernyataan paling menyita perhatian datang di akhir sambutan. Yamin mengungkapkan rencana lanjutan yang cukup tegas: pelatihan serupa akan diperluas ke seluruh SKPD, bahkan dijadikan tempat pembinaan bagi ASN yang bermasalah.

 

“Kegiatan ini akan berlanjut untuk semua SKPD. Saya juga minta BKD, ke depan PNS yang melanggar disiplin bisa dibina di sini,” tandasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait