Palangka Raya, kalselpos.com – Suasana di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya mendadak tegang pada Selasa (28/4/2026) sore. Jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Palangka Raya terpantau mendatangi kantor penyelenggara pemilu tersebut dalam kegiatan yang diduga kuat sebagai inspeksi mendadak (sidak) atau penggeledahan.
Hingga menjelang petang, aktivitas pemeriksaan masih berlangsung ketat di gedung yang terletak di jalan protokol tersebut. Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah kendaraan roda empat milik operasional kejaksaan telah memadati halaman parkir KPU sejak pukul 15.58 WIB.
Kehadiran korps Adhyaksa ini terkonfirmasi dengan terlihatnya Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Palangka Raya, Hadiarto, di lokasi. Hadiarto tampak hadir bersama sejumlah staf dengan mengenakan seragam dinas lengkap. Meski demikian, belum ada pernyataan resmi terkait maksud dan tujuan kedatangan mereka yang terkesan tiba-tiba tersebut.
Aktivitas di dalam kantor KPU terlihat jauh lebih intens dari biasanya. Petugas kejaksaan tampak sibuk keluar masuk ruangan untuk melakukan koordinasi yang diduga berkaitan dengan pemeriksaan berkas.
Hingga pukul 17.45 WIB, intensitas kegiatan belum menurun. Beberapa petugas terlihat membawa kantong plastik besar yang diduga digunakan untuk mengamankan dokumen penting atau barang bukti dari dalam ruangan kantor KPU.
“Pergerakan aparat masih berlangsung di dalam. Kami melihat ada upaya pengemasan berkas, namun belum tahu pasti dokumen apa yang dibawa,” ujar salah seorang saksi mata di lokasi.
Sejauh ini, berbagai spekulasi mengenai alasan di balik kunjungan mendadak ini mulai berkembang, mengingat posisi KPU sebagai lembaga vital penyelenggara pemilu. Namun, pihak-pihak terkait mengimbau agar prinsip praduga tak bersalah tetap dikedepankan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejari Palangka Raya belum memberikan keterangan resmi mengenai detail perkara atau pemeriksaan yang sedang dilakukan. Senada, pihak KPU Kota Palangka Raya juga masih tertutup terkait aktivitas yang terjadi di kantor mereka.
Awak media masih bertahan di lokasi guna mengupayakan konfirmasi lebih lanjut untuk mendapatkan penjelasan transparan mengenai dugaan penggeledahan tersebut.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





