Pemkab Barito Utara Tuntaskan Blank Spot, Tower Desa Muara Bakah Dibangun Tahun Ini

Teks foto : Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin (ketiga kiri), membuka Musrenbang tingkat Kecamatan Lahei di aula kecamatan setempat, Selasa (4/2). (Ist)(kalselpos.com)

Muara Teweh, kalselpos.com

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosandi) terus mempercepat pengentasan persoalan wilayah tanpa sinyal (blank spot) di pelosok. Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Lahei, Selasa (4/2/2026), dipastikan pembangunan menara telekomunikasi (tower) untuk Desa Muara Bakah resmi terakomodasi pada tahun anggaran 2026.

Bacaan Lainnya

 

Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST, MT, saat membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa penguatan infrastruktur digital menjadi pilar utama pembangunan daerah tahun ini. Pemkab berkomitmen mendorong transformasi ekonomi melalui pelayanan publik berbasis digital.

 

“Kehadiran jaringan internet di tingkat desa sangat krusial untuk meningkatkan produktivitas sektor unggulan, khususnya di wilayah Kecamatan Lahei dan sekitarnya,” ujar Shalahuddin.

 

Kepala Diskominfosandi Barito Utara, H. Mochammad Ikhsan, menambahkan bahwa selain Muara Bakah, aspirasi desa lain terkait jaringan komunikasi telah ditampung untuk masuk dalam rencana kerja tahun 2027. Pemkab terus melakukan pemetaan titik lemah sinyal guna memastikan akses informasi yang setara antara desa dan kota.

 

Dalam laporannya, Ikhsan mengungkapkan bahwa saat ini jaringan internet di 68 kantor desa di Barito Utara telah beroperasi optimal berkat skema kemitraan Public-Private Partnership (PPP). Melalui kerja sama ini, pemerintah dan pihak swasta berbagi peran serta biaya demi memastikan teknologi informasi menyentuh langsung aparatur desa dan masyarakat.

 

Guna mendukung kelancaran proyek, Pemkab menginstruksikan pemerintah desa untuk proaktif menyiapkan lahan pembangunan BTS (Base Transceiver Station).

“Kesiapan lahan secara administratif dan fisik merupakan syarat mutlak agar pembangunan oleh mitra penyedia menara berjalan tepat waktu tanpa kendala teknis,” tegas Ikhsan di hadapan jajaran Forkopimcam dan tokoh masyarakat di Aula Kecamatan Lahei.

 

Dengan terpenuhinya akses komunikasi ini, Pemkab Barito Utara optimistis ekonomi digital di pedesaan akan tumbuh pesat menuju kemandirian daerah.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait