RSUD Jaraga Sasameh Tingkatkan Layanan Hemodialisa dengan Penambahan 5 Unit Baru

Teks foto: Bupati Barsel Dr. H. Eddy Raya Samsuri (lima kiri) foto bersama usai menghadiri peresmian panambahan lima unit layanan Hemodialisa (cuci darah) di RSUD Jaraga Sasameh, Buntok. (Ist)(kalselpos.com)

Buntok, kalselpos.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jaraga Sasameh di Buntok, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi pasien penderita gangguan ginjal.

 

Bacaan Lainnya

Upaya konkret terbaru adalah penambahan lima unit layanan Hemodialisa (cuci darah), menjadikannya sebagai salah satu layanan unggulan rumah sakit tersebut.

 

Direktur RSUD Jaraga Sasameh, dr. Dadang Baskoro Nugroho, menyampaikan bahwa peningkatan layanan ini merupakan kewajiban setiap rumah sakit untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Layanan hemodialisa dinilai sangat penting mengingat meningkatnya jumlah pasien gangguan ginjal di Barsel.

 

“Selama ini RSUD Jaraga Sasameh memiliki enam unit hemodialisa. Karena tuntutan kebutuhan dan jumlah pasien yang terus bertambah, enam unit tersebut tidak lagi mencukupi. Oleh karena itu, kami menambah jumlah unit menjadi sebelas,” jelas dr. Dadang saat peresmian penambahan fasilitas tersebut.

 

Ia menambahkan, pengembangan layanan ini tidak hanya meningkatkan akses dan kualitas pelayanan, tetapi juga berdampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Layanan cuci darah yang mendapatkan pembayaran sesuai ketentuan turut mendukung kinerja keuangan rumah sakit.

 

“Target PAD RSUD tahun ini sebesar Rp33 miliar. Alhamdulillah, per Desember telah tercapai Rp38 miliar, melebihi target yang ditetapkan pemerintah daerah. Untuk tahun depan, target PAD ditetapkan Rp45 miliar. Salah satu strategi pencapaiannya adalah dengan meningkatkan layanan hemodialisis,” ungkapnya.

 

Status RSUD Jaraga Sasameh sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan anggaran, memungkinkan peningkatan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.

 

Dr. Dadang juga menegaskan komitmen seluruh jajaran rumah sakit, khususnya tenaga medis dan petugas di Unit Gawat Darurat (UGD), untuk selalu mengedepankan pelayanan kemanusiaan.

 

“Prinsip kami jelas, apapun kondisinya masyarakat harus dilayani, terutama di UGD. Soal administrasi seperti KTP atau BPJS akan diurus kemudian oleh manajemen. Yang terpenting adalah keselamatan dan pelayanan kepada pasien,” tegasnya.

 

Acara peresmian penambahan unit hemodialisa tersebut dihadiri oleh Bupati Barito Selatan Dr. H. Eddy Raya Samsuri, ST., MM., Wakil Ketua I DPRD Barito Selatan Ideham, Sekretaris DPRD Barsel Pudji Ika Lestari, Ketua PT PKK Kabupaten Barito Selatan Hj. Permana Sari, unsur Forkopimda Barito Selatan, para kepala OPD, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait