Disnakertrans Batola Siapkan Tenaga Kerja Andal, Alhamdulilah 80% Sudah Magang di Perusahaan Bonafit

Ket Foto : Disnakertrans Batola saat melaksanakan kegiatan Pelatihan untuk Kursus Operator Sarana Industri Pelatihan dan Penempatan Program Kartu Siap Kerja di Denzipur 8/Gawi Manuntung (GM) Banjarbaru.(ist)(kalselpos.com)

Marabahan, kalselpos.com – Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Barito Kuala (Disnakertrans Batola), Arif Widodo, S.TP., M.S., mengungkapkan bahwa seluruh peserta pelatihan kerja program Kartu Siap Kerja sangat siap memasuki dunia kerja, khususnya Kursi Papan dan Pelanduk Amas.

“Seluruh peserta telah dilatih dengan mental disiplin dan softskill oleh Denzipur selama tinggal di Denzipur Banjarbaru,” kata Arif saat dikonfirmasi Rabu (19/11/2025).

Bacaan Lainnya

Kursi papan (kursus operator industri pemagangan dan penempatan ) tahun 2025 kita latih angkatan kerja batola pada keterampilan operator excavator

Pelanduk amas (pelatihan dunia kerja alumunium, metal dan pengelasan) utk tahun 2025 kita latih angkatan kerja batola pada keterampilan pengelasan (welder).

“Dengan pelatihan ini peserta diharapkan memiliki keterampilan dan kompetensi, sehingga mampu memiliki daya saing untuk memasuki dunia usaha dan dunia kerja,,” harap Arif.

Hasil pelatihan Kursi Papan dan Pelanduk Amas sangat memuaskan. Dari 14 orang peserta yang mengikuti pelatihan, 80% diantaranya telah magang di perusahaan bonafit di Batola, seperti PT. PBB, Permata Barito, Rimau Galangan, dan AgraBudi Gas Utama.

“Menyusul magang hari Senin minggu depan ke PT. Patria Maritim, 3 Daun Kapuas, Bina Benua Samudera Galangan, Dharma Putra Kalimantan Sejati, Barito Galangan Nusantara Adaro, dan DBML galangan ujung panti Alalak,” tambah Arif.

Disnakertrans Batola berencana untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja di Batola dengan mendekatkan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Kerja (DUDA) dengan kualifikasi angkatan kerja yang diperlukan.

“Kami akan merencanakan kebutuhan keahlian angkatan kerja melalui pelatihan yang lebih komprehensif,” beber Arif.

Disampaikannya. Disnakertrans Batola juga akan membentuk forum komunikasi pengusaha dan pemerintah tentang prospek ketenagakerjaan Batola sesuai RTKD yang telah disusun.

“Keahlian teknik sudah sesuai modul yang diperlukan oleh dunia industri, seperti Operator Excavator dan Las 3D untuk industri galangan kapal,” pungkasnya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait