Pembangunan Jembatan CUSA Banjarmasin Mangkrak, Warga Resah Menanti Kepastian

Teks foto : Telihat Proyek pembangunan Jembatan Cemara Ujung–Sungai Andai (CUSA) tidak ada perkerjaan.(kalselpos.com)

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Proyek pembangunan Jembatan Cemara Ujung–Sungai Andai (CUSA) yang digadang-gadang jadi solusi akses warga, kini tampak terhenti tanpa kejelasan.

 

Bacaan Lainnya

Jembatan yang menghubungkan kawasan Cemara Ujung Sultan Adam dengan Komplek Purnama Permai RT 38 Sungai Andai ini sudah lama dibiarkan terbengkalai.

 

Pantauan di lapangan, kondisi proyek cukup memprihatinkan. Pondasi di tepian jalan ambles dan pecah, sementara struktur kiri dan kanan jalan terlihat tidak sejajar. Warga pun mulai gusar mempertanyakan kelanjutan pembangunan.

 

“Sudah lama tidak dikerjakan, buang-buang uang saja. Pondasinya pecah, tidak ada kejelasan,” keluh Aulia, warga RT 38 Sungai Andai.

 

Yamin, pengawas proyek, mengaku pihaknya hanya menunggu instruksi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

 

“Kalau itu kami tunggu PUPR saja, Pak. Untuk informasi lebih lanjut bisa langsung ke dinas,” ujar Yamin.

 

Menanggapi hal ini, Dinas PUPR Banjarmasin memastikan proyek Jembatan CUSA tetap berlanjut. Pembangunan jembatan sepanjang 260 meter itu kini memasuki tahap kedua dengan anggaran sekitar Rp 2,4 miliar.

 

“Kami sedang mempersiapkan pengadaan kerangka baja atas dan Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP) sebagai struktur utama jembatan. Insya Allah tahap ini selesai sebelum akhir tahun,” jelas Kartika Estaurina, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Banjarmasin.

 

Meski begitu, penyelesaian akhir berupa oprit dan jalan pendekat baru akan dikerjakan pada 2026.

 

“Anggaran tahun ini hanya cukup untuk struktur. Jadi finishing dilanjutkan tahun depan. Target kami, tahun 2026 jembatan sudah bisa dimanfaatkan masyarakat,” pungkasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait