Banjarmasin, kalselpos.com – Aksi unjuk rasa ASN menuntut Kepala Kantor Kemenag HSS, Rusmadi mundur dari jabatannya, akhirnya terakomodir.
Itu setelah Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Kalsel, Muhammad Tambrin, menunjuk Plt Kepala Kemenag HSS untuk mengantikan Rusmadi, Selasa (23/7/24) pagi.
Sekalipun demikian, oleh Kakanwil disebutkan, jika Kepala Kantor Kemenag HSS tersebut, dilaporkan langsung mengambil cuti, usai didemo ratusan pegawainya, Senin (22/7/24) kemarin.
“Ya Rusmadi (maksudnya Kepala Kemenag HSS, red), langsung cuti dan saya langsung menunjuk Kabid Urais Kanwil Kemenag Kalsel, M Yamani sebagai Plt Kepala Kantor Kemenag HSS,” ucap Muhammad Tambrin saat ditemui Selasa petang di Banjarmasin.
Sedang terkait laporan terhadap Kepala Kemenag HSS, yakni Rusmadi yang dinilai arogan oleh pegawainya, kini sudah ditangani Sekretaris Jenderal di Kemenag RI Pusat di Jakarta.
Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melakukan aksi demo, di halaman kantor Kemenag setempat di Desa Tibung Raya, Kandangan, Senin (22/7/2024) pagi, sekitar pukul 06.00 Wita.
Para ASN sekitar lebih dari 100 orang, datang cukup pagi sejak pukul 06.00 Wita, langsung menggembok pintu gerbang kantor dan rumah dinas Kepala Kantor Kemenag HSS.
Ratusan ASN Kemenag yang melakukan aksi tersebut, menolak kepemimpinan Kepala Kemenag Rusmadi di Bumi Antaludin, karena dinilai arogan, angkuh, menekan dan suka mengadu domba bawahan.
Dalam aksi demo tersebut, para ASN menggembok pagar dan rumah dinas, dan berorasi sambil membentangkan spanduk penolakan keberadaan Rusmadi sebagai Kepala Kemenag Kabupaten HSS.
Saat aksi demo tersebut, Kepala Kemenag Kabupaten HSS, Rusmadi sempat datang, namun kembali putar arah melihat kantornya sudah ada aksi.
Kasubbag TU Kantor Kemenag Kabupaten HSS, Fathhurrahman mengatakan, sebelum aksi secara administrasi pendemo sudah melayangkan surat resmi ke Kantor Wilayah Kemenag Kalsel, KUA, Madrasah, Masyarakat dan MUI.
Menurutnya, seluruh warga Kemenag di Kabupaten HSS menyatakan sudah tidak bisa menerima sikap pimpinan yang semena-mena.
“Banyak hal dilakukan Rusmadi tidak sesuai kebijakan mengenai administrasi dan lainnya, bahkan sering mengucapkan kata-kata yang tidak pantas,” ujarnya.
Ia berharap, Kemenag Kabupaten HSS ke depan mendapat pimpinan yang bijaksana, bisa menerima aspirasi dan membimbing pihaknya, umat dan masyarakat.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





