Kecamatan Danau Panggang Bahas Upaya Penanganan Stunting, melalui Rembuk Stunting

Teks foto: Babinsa Koramil 1001-11 Danau Panggang ikut serta dalam rembuk stunting di Kecamatan Danau Panggang. (istimewa)(kalselpos.com)

Amuntai, kalselpos.com – Persoalan Stunting, tidak hanya menjadi permasalahan pemerintah dan masyarakat, keterlibatan dari berbagai pihak tentunya sangat membantu untuk penanganan persoalan nasional ini.

Seperti halnya di desa-desa, peran serta TNI yang terlibat juga sebagai langkah memberikan dukungan penanganan kasus stunting.

Bacaan Lainnya

Babinsa Koramil 1001-11 Danau Panggang, secara serentak menghadiri kegiatan Rembuk Stunting di wilayah Koramil 1001-11 atau Kecamatan Danau Panggang. Rembuk stunting sebagai langkah awal dalam merencanakan penanganan Stunting dan dalam rangka penurunan angka kasus tersebut, Selasa (03/7/2024).

Dilaksanakannya, rapat ini untuk meningkatkan komitmen para pengambil kebijakan dalam peningkatan stunting serta meningkatkan kemampuan Pemda dalam melakukan perencanaan, koordinasi, pemantauan dan evaluasi, serta sosialisasi dan komunikasi interpersonal dan konsistensi serta penetapan data masyarakat desa, terhadap kasus stunting.

Babinsa Praka Husen Nafarin mengatakan, dalam rapat tersebut dijelaskan upaya penurunan stunting dapat dilakukan melalui dua intervensi, “Yaitu intervensi gizi spesifik untuk mengatasi penyebab langsung dan intervensi gizi sensitif untuk mengatasi penyebab tidak langsung,” terangnya.

Ia melanjutkan, upaya penurunan kasus stunting memerlukan pendekatan yang menyeluruh, sehingga harus dimulai dari pemenuhan prasyarat pendukung.

“Maka dari itu, perlunya upaya kolaborasi bersama-sama,” tambahnya.

Stunting merupakan masalah gizi kronis, yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam kurun waktu yang lama. Stunting terjadi karena asupan makanan kedalam tubuh tidak sesuai kebutuhan gizi yang diperlukan, dan itu terjadi dari mulai di dalam kandungan serta baru terlihat setelah usia 2 tahun.

Selain pertumbuhan tubuh terhambat, stunting juga dapat mempengaruhi perkembangan otak, mempengaruhi produktivitas, daya serap dan kreativitas di usia produktif anak.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait