Pemkab Kotabaru tetapkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak dan Masjid Ramah Anak 

Teks : Sosialisasi sekaligus penetapan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) serta Masjid Ramah Anak (MRA), di Gedung Ratu Intan, Selasa (25/6/2024) kemarin pagi.(kalselpos.com)

Kotabaru, kalselpos.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Kabupaten Kotabaru melaksanakan sosialisasi dan sekaligus menetapkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) serta Masjid Ramah Anak (MRA) yang bertempat di Gedung Ratu Intan, Selasa (25/6/2024) kemarin pagi.

 

Bacaan Lainnya

Sosialisasi ini dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Johanudin, SPd, MM, perwakilan dari Forkopimda, SKPD yang terkait, Tim Gugus Tugas Kota layak Anak dan para pengurus PATBM serta narasumber DPPAKB Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak Provinsi Kalimantan Selatan Andrian Anwary, S.Sos, M.AP.

 

Adapun penetapan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) yakni Desa Semayap, Desa Dirgahayu, Desa Gunung Ulin, Desa Rampa, Desa Sungai Taib, dan Desa Megasari yang berada Kecamatan Pulau Laut Utara sedangkan di Kecamatan Pulaulaut Sigam yakni Desa Baharu selatan, Desa Sarang Tiung, Desa Hilir Muara dan Kelurahan Kotabaru hilir.

 

Sedangkan penetapan Masjid Ramah Anak (MRA) untuk Kecamatan Pulau Laut Utara yakni Masjid Miftahul Jannah, Masjid Al Istiqomah, dan Masjid An Nur. Sedangkan di Kecamatan Pulaulaut Sigam yakni, Masjid Jami Baitul Abrar dan Masjid Al Jihad.

 

Dikesempatan itu Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dari Dinas P3APPKB Kotabaru Suzana mengatakan, dengan dibentuknya DRPPA ini diharapkan mampu menyelesaikan berbagai permasalahan perempuan dan anak yang terjadi didesa.

 

“Maka disetiap desa harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat khususnya perempuan dan anak, dapat memenuhi hak atas perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi serta adanya sarana dan prasarana publik yang ramah perempuan dan anak,” ujar Suzana.

 

Pada kesempatan yang sama DPPAKB Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak Provinsi Kalimantan Selatan Andrian Anwary yang juga sebagai narasumber menambahkan, Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) merupakan model desa yang dikembangkan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk dapat menjawab 5 arahan Presiden RI yang dimulai dari tingkat desa.

 

“Adapun 5 arahan tersebut yaitu, peningkatan pemberdayaan perempuan di bidang kewirausahaan perspektif gender, meningkatkan peran ibu dan keluarga dalam pengasuhan dan pendidikan anak, penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak, penurunan pekerja anak dan pencegahan perkawinan anak,” tandasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait