Satpol PP Banjarmasin mulai tertibkan lapak pedagang Pasar Lama 

Teks foto : Sejumlah anggota Satpol PP Banjarmasin melakukan pembongkaran lapak pedagang pasar lama.(kalselpos.com)

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat mulai menertibkan lapak pedagang Pasar Lama sebagai tindak lanjut dari program normalisasi jalan di kawasan itu, Senin (27/05/24) pagi.

 

Bacaan Lainnya

Penertiban dilakukan oleh Satpol PP Banjarmasin, yang diback up juga oleh Dinas Perhubungan, dan dari unsur TNI-Polri.

 

Sasaran dari penertiban ini sendiri adalah para pedagang yang menggelar dagangannya hingga ke badan jalan.

 

Sebelumnya, Satpol PP Banjarmasin sendiri sudah melakukan sosialisasi bahkan juga memberikan Surat Peringatan (SP) 3 kepada para pedagang.

 

Salah satu pedagang, Tinah mengaku berjualan di Pasar lama itu sudah hampir belasan tahun ini, ia harus pasrah di tertibkan oleh Satpol PP.

 

“Ya mau dimana lagi, hanya terpal yang ditertibkan lantaran di anggap memakan badan jalan,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Banjarmasin, Hendra menjelaskan, bahwa tindakan pembongkaran itu terpaksa diambil lantaran masih ada pedagang yang melanggar.

 

Padahal sosialisasi sudah berlangsung selama enam bulan. Surat peringatan (SP) pertama hingga ketiga juga sudah dilayangkan.

 

“Yang ditertibkan tadi tidak terhitung, tapi lumayan banyak,” ujar Hendar, kepada wartawan Kalselpos.com.

 

Terkait marka pembatas, itu agar pembeli masih bisa berdiri di depan kios atau lapak. Sehingga tidak menghalangi atau mengganggu pengguna jalan.

 

Terpisah, Kepala Bidang Lalu Lintas di Dishub Banjarmasin, Febpry Ghara Utama mengatakan, ia bakal menyusun jadwal pengawasan atau pemantauan. Ini akan berlangsung hingga enam bulan ke depan.

 

Nantinya di kawasan Jalan Pasar Lama Laut itu juga bakal ada dua pos penjagaan yang didirikan. Yakni di dekat Jembatan 9 November alias Jembatan Pasar Lama dan Jembatan Sulawesi.

 

Sedangkan di sepanjang jalan, bakal dipasangi rambu-rambu dilarang berhenti.

 

“Kita juga bakal memasang kamera pengawas alias CCTV, untuk memantau pelanggaran hingga menyebabkan kemacetan,” tandasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait