BKD: Pemeriksaan oknum ASN diduga selingkuh hampir selesai

Teks foto : Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Diklat Banjarmasin, Totok Agus Daryanto.(kalselpos.com)

BANJARMASIN, kalselpos.com – Proses pemeriksaan terhadap kasus dugaan selingkuh oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin oleh Inspektorat setempat hampir selesai.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Diklat Banjarmasin, Totok Agus Daryanto menyampaikan, pemeriksaan sudah sekitar 90 persen dan tinggal tahap keputusan.

Bacaan Lainnya

“Prosesnya nanti setelah ada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) itu, akan dirapatkan oleh MPPHDP untuk menjatuhkan hukuman disiplin,” ujar Totok Agus Daryanto, saat di wawancarai belum lama tadi.

Ia juga menyampaikan, setelah proses pemeriksaan tuntas, hasilnya akan direkomendasikan kembali ke Walikota untuk menentukan hukuman disiplin.

“Nanti walikota yang mengambil beberapa pilihan hukuman disiplin, sedang, ringan dengan pertimbangannya apa. Baru ditentukan apakah yang bersangkutan memang terbukti,” tegasnya.

Jika yang bersangkutan terbukti melakukan pelanggaran, baru nanti keluar putusan hukuman disiplin yang dijatuhkan kepada ASN tersebut.

“Kita lihat dari pelanggaran disiplinnya, apakah ringan, sedang dan berat, nanti tergantung disitu makanya kita tidak bisa sampaikan apakah dia dipecat atau yang lainnya, karena masih berproses,” ucapnya.

“Muara pemeriksaan dugaan pelanggaran disiplin tidak selalu hukuman disiplin dan kita harus mengedepankan asas praduga tidak bersalah,” tambahnya.

Disisi lain, Totok mengungkapkan dugaan pelanggaran etik yakni perbuatan tercela (perselingkuhan) memang berawal dari laporan pihak yang dirugikan.

“Memang ada pelaporan sebelumnya, karena SOP pelanggaran disiplin itu kalau kasusnya perselingkuhan itu ada dua yang bisa ditindak lanjuti lebih lanjut. Pertama pelaporan pihak yang dirugikan, kedua ada pemberitaan yang viral dan harus diklarifikasi apa yang terjadi,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya berjanji akan tetap menuntaskan beberapa kasus yang diduga melakukan pelanggaran etik ASN.

“Kita akan tetap menjalankan pada aturan yang ada, siapapun akan kita proses,” tandasnya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait