Kafilah Kabupaten Banjar Raih Juara Umum MTQ Nasional ke XXXV Tingkat Provinsi Kalsel

Teks foto Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi yang menerima piala bergilir Gubernur Kalsel pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke XXXV Tingkat Provinsi Kalsel yang diselenggarakan, di Ruang Terbuka Publik, Rantau, Kabupaten Tapin, Kamis (02/05/2024) malam.(ist)(kalselpos.com)

Martapura, kalselpos.com-Kabupaten Banjar kembali dinobatkan sebagai peraih juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke XXXV Tingkat Provinsi Kalsel yang diselenggarakan, di Ruang Terbuka Publik, Rantau, Kabupaten Tapin, Kamis (02/05/2024) malam.

 

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi yang menerima piala bergilir Gubernur Kalsel mengaku bangga atas hasil maksimal yang diraih para kafilah. Menurutnya, prestasi tersebut diraih berkat pelatihan, pembinaan dan training center yang diberikan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Banjar.

 

 

“Tentu kami ucapkan terima kasih kepada para official, pelatih dan pengurus LPTQ yang telah memberikan pembinaan kepada para kafilah hingga raih juara umum,” ucapnya.

 

Habib Idrus juga meminta para kafilah agar jangan berbesar hati dan tetap mengasah kemampuan hingga mendapatkan hasil yang lebih baik ke depan.

 

 

 

Sementara Ketua Umum LPTQ Banjar H Masruri mengaku bahagia bisa mempertahankan gelar juara umum. Diakui, perolehan poin pada MTQN tahun ini meningkat dari tahun lalu. Semula di Kota Banjarbaru hanya 92 poin,  kali ini di Kabupaten Tapin 114 poin dengan memperoleh juara 32 cabang lomba. Terbaik I sebanyak 15 cabang, Terbaik II 11 dan Terbaik III 6 cabang lomba.

 

Selain gelar juara umum lanjut Masruri kafilah Banjar juga menyabet juara umum perorangan secara defacto diraih Syifa Mufida cabang lomba Karya Tulis Ilmiah Al Quran (KTIQ) Putri dengan perolehan nilai tertinggi, yaitu 99,91.

 

“Kita kawinkan gelar juara umum dan juara perorangan,” ucapnya.

 

 

 

Disinggung terkait reward bagi para kafilah, Masruri memastikan akan memberikan kepada peraih 32 cabang lomba tersebut baik terbaik I,II dan III.

 

Masruri mengingatkan meski sudah mendapat gelar juara umum dua kali berturut turut, para kafilah tidak boleh terlena dengan prestasi yang sudah diraih.

 

“Tetap belajar, berlatih serta mengasah kemampuan untuk mengharumkan nama daerah,” pungkasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait