Wali Kota Banjarbaru terima penghargaan dari BPMP Kalsel

Teks foto Wali Kota Banjarbaru Muhammad Aditya Mufti Ariffin menerima penghargaan dari BPMP Kalsel .(ist)(kalselpos.com)

Banjarbaru, kalselpos.com – Wali Kota Banjarbaru Muhammad Aditya Mufti Ariffin menerima penghargaan dari Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Selatan yang berada dibawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

 

Bacaan Lainnya

Keterangan tertulis Dinas Kominfo Banjarbaru di Banjarbaru, Kamis, piagam penghargaan diserahkan Kepala BPMP Kalsel Yuli Haryanto pada Festival Kurikulum Merdeka dan Festival Sekolah Sehat di Aula BPMP Kalsel di Banjarbaru, Rabu (1/5) kemarin.

 

“Alhamdulillah, kami berterima kasih dan mengapresiasi penghargaan yang diberikan BPMP Kalsel. Tentu, penghargaan ini menjadi pemacu semangat mewujudkan kualitas pendidikan lebih baik,” ujar Aditya.

 

Diketahui, penghargaan itu sebagai apresiasi atas komitmen wali kota dalam penjaminan dan peningkatan mutu layanan pendidikan berdasar pada peningkatan indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) 2023.

 

Kepala Dinas Pendidikan Banjarbaru Dedy Sutoyo mengatakan, standar pelayanan minimal merupakan kewenangan dasar yang dilakukan setiap pemerintah daerah termasuk di lingkup Pemkot Banjarbaru.

 

“Ada tujuh dinas di lingkup Pemkot Banjarbaru yang meraih indeks SPM sesuai harapan. Salah satunya dari Dinas Pendidikan,” ujar Dedy Sutoyo yang mendukung Festival Kurikulum Merdeka dan Sekolah Sehat.

 

Menurut Dedy, khusus untuk SPM di bidang pendidikan adalah komitmen setiap daerah menyelenggarakan urusan pendidikan yang tertuang dalam anggaran, dokumen strategis, dan pelaksanaan kegiatan

 

Dedy menjelaskan, setiap butir SPM mendapatkan skoring dan penilaian dimana SPM pendidikan Banjarbaru era kepemimpinan Wali Kota Aditya sukses mencapai skor 84,57 dan meraih predikat “Tuntas Madya”.

 

“SPM Banjarbaru tuntas mady itu membuktikan kepemimpinan Wali Kota Aditya yang sangat serius dan berkomitmen menganggarkan dan melaksanakan tugas kewenangan di bidang pendidikan,” ungkapnya.

 

Ditekankan Dedy, predikat Tuntas Madya membutuhkan komitmen, dimana seluruh lini substansi serius melaksanakan SPM dan saat ini di Kalsel baru dua pemerintah daerah yang berhasil meraih predikat itu.

 

“Dua daerah yang berhasil meraih prestasi tuntas madya yakni Kota Banjarbaru dan Kabupaten HST. Ke depan melalui dukungan maupun program wali kota, kami optimis bisa meraih predikat lebih tinggi,” ujarnya.

 

Penghargaan bidang pendidikan yang berhasil diraih Wali Kota Aditya bersama jajaran menambah daftar panjang prestasi sekaligus semakin memantapkan Banjarbaru sebagai Kota Pendidikan di Banua.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait