Mengenal Makna dan Esensi Kue Keranjang, Makanan Imlek Tradisional Khas Warga Tionghoa

Teks foto : KUE KHAS IMLEK- Kue Keranjang merupakan makanan yang selalu ada disetiap perayaan Imlek. (Fauzie)

Banjarmasin, Kalselpos.com – Berbicara tentang Imlek, maka tak lepas dengan makanan atau kuliner Tionghoa bernama Kue Keranjang.

Di Indonesia, kue keranjang merupakan makanan khas yang tak pernah absen pada perayaan Imlek setiap tahunnya.

Bacaan Lainnya

Makanan manis dan lezat ini, biasa disebut ‘Dodol China,”dimana makanan ini terbuat atau berbahan dasar ketan, tepung terigu, dan gula,tapi ini bukan berasal dari Indonesia, melainkan asli dari Tiongkok.

Kendati berasal dari Tiongkok, kue keranjang sudah masuk ke negara kita sejak zaman penjajahan dulu bersamaan dengan migrasi suku Tionghoa ke Indonesia.

Kue ini disebut kue keranjang karena proses pembuatannya melalui cetakan yang berbentuk keranjang.

Kue keranjang merupakan kue tradisional khas Tionghoa. Berbahan dasar tepung ketan yang dikukus selama tujuh hingga sembilan jam, kue ini berwarna coklat dan berbentuk balok lingkaran yang dihasilkan dari cetakan berbentuk seperti keranjang. Rasanya manis dan teksturnya kenyal-lengket.

kue ini hampir selalu ada dalam setiap perayaan tahun baru Imlek. Salah seorang pembuat Kue Keranjang yang ditemui pada Selasa (6/2/2023) siang di kediamannya di Jalan Veteran Simpang SMP 7 Jalur 1 Kelurahan Sungai Bilu Banjarmasin, Linda Wijaya menjelaskan dalam tradisi Tionghoa, kue keranjang memiliki makna menyatukan anggota keluarga. “Memaknainya dengan harapan dapat membawa rejeki, kebahagiaan dan kedamaian, bentuk kue keranjang yang bulat bermakna
mempersatukan keluarga-keluarga,” paparnya.

Linda sudah memproduksi kue keranjang lebih dari tiga puluh tahun, melanjutkan apa yang sudah dilakukan orang tuanya.

Menurut ibu tiga anak yang telah berusia 74 tahun ini, Saat ini di Banjarmasin sudah banyak produsen kue keranjang, namun setiap produsen berbeda-beda kualitasnya. “Ada pelanggan saya yang setiap tahun selalu pesan walau sekarang sudah tinggal di Manado,” ungkap Linda.

Kue keranjang buatan Linda ini, tak hanya didistribusi di Kota Banjarmasin saja namun juga ke kota-kota lainnya seperti Palangkaraya,Balikpapan jakarta dan Jawa hingga Kota Manado.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait