DK PWI ingatkan wartawan taati Kode Etik Jurnalistik

Teks foto: Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. (Foto: ANTARA/HO-PWI)

kalselpos.com – Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mengingatkan agar wartawan, khususnya anggota PWI, disiplin menaati Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Ketaatan pada KEJ sebagai wujud sikap profesional dalam menghasilkan produk jurnalisme (berita) berkualitas.

Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (DK PWI) Pusat Sasongko Tedjo menyampaikan hal itu, Selasa (21/11/2023).

Bacaan Lainnya

DK PWI Pusat menyampaikan seruan tersebut setelah sehari sebelumnya, Senin, (20/11/2023) menggelar rapat secara daring dan luring yang dipusatkan di Sekretariat PWI Pusat, Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Rapat yang dipimpin Ketua DK PWI Pusat itu juga dihadiri Wakil Ketua DK Uni Z Lubis, Sekretaris Nurcholis MA Basyari serta anggota DK Akhmad Munir, Diapari Sibatangkayu, Helmi Burman Asro Kamal Rokan, Fathurrahman, dan Iskandar Zulkarnain.

DK PWI Pusat menekankan bahwa kesadaran profesional wartawan dalam mentaati KEJ bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga langkah nyata untuk menghasilkan berita yang berkualitas.

Selama Januari-Oktober 2023, Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers mencatat peningkatan jumlah pengaduan masyarakat terhadap pemberitaan media.

Dari 748 pengaduan yang diterima, sebanyak 97% di antaranya terkait dengan media daring/digital.

Mayoritas pelanggaran mencakup kurangnya uji informasi (60%), pengutipan sumber tidak kredibel (20%), provokasi seks (10%), dan hoaks (10%).

Sasongko Tedjo menekankan bahwa ketaatan pada KEJ bukan hanya tuntutan Undang-Undang No.40/1999 tentang Pers, melainkan juga bentuk kesadaran profesional wartawan. Kesebelas pasal KEJ menjadi panduan praktis untuk menjalankan pekerjaan jurnalistik, mulai dari perencanaan hingga evaluasi berita.

“Kami yakin, dengan mematuhi KEJ, wartawan dan media pers akan menghasilkan produk jurnalisme berkualitas. Berita berkualitas menjadi keunggulan kompetitif dalam menghadapi persaingan di era informasi digital,” ujar Sasongko.

Dalam mengakhiri pernyataannya, Sasongko mengingatkan pentingnya peran wartawan dalam menyajikan berita yang tidak hanya menarik tetapi juga penting dan mencerahkan publik.

Berita yang independen, akurat, dan berimbang memegang peranan sentral dalam fungsi kontrol, edukasi, penyebaran informasi, dan memberikan hiburan atau harapan kepada masyarakat.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait