Banjarmasin,kalselpos.com – Ramai informasi berseliweran di media sosial, jika besok, Senin (11/9/2023) akan ada aksi besar – besaran dari buruh yang tergabung di organisasi Serikat Buruh Nasional Indonesia (SBNI) Kalimantan Selatan di Kantor Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalsel di Jalan Ahmad Yani, KM 6 Kota Banjarmasin.
Ketua Bidang Konsolidasi DPP SBNI, Eka Yuliadi dalam pesan WhatsApp itu menyampaikan, aksi dilakukan dalam rangka penuntutan pelaksanaan penyelesaian kasus ketenagakerjaan yang ada di Disnakertrans Propinsi Kalsel, terutama pada Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan yang dinilai sudah tidak wajar dalam hal penegakan hukum dan berimbas kepada eks karyawan ataupun buruh, sehingga sampai saat ini belum ada titik terang yang berakibat sengsaranya kehidupan eks karyawan dan buruh.
Atas nama DPP SBNI, Eka Yuliadi mengeluarkan beberapa butir himbauan yaitu, anggota dan peserta aksi wajib memperbanyak anggota dan peserta terutama keluarga yang langsung terkena dampak imbas kasus tersebut.
Dalam aksi besok, peserta aksi dihimbau menggunakan kendaraan roda 2 dan roda 4. “Titik Kumpul akan saya bagi menjadi tiga titik yang akan langsung menuju Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Propinsi Kalimantan Selatan,” tulisnya.
Jika perlu dilakukan, semua akan menginap di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi sambil menunggu pernyataan secara tertulis dari Bidang Pengawasan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalsel.
Peserta aksi wajib membawa poster atau selebaran dan bendera sebagai bagian atribut aksi. Isi poster tersebut antara lain, Meminta kepada KPK, Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Kalsel untuk melakukan penyelidikan di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Selatan terkait Pengawasan Ketenagakerjaan dan Bidang Pengawasan.
Meminta kepada publik, terutama anggota SBNI dan keluarga untuk nanti mem-viralkan aksi ini biar mencuat menjadi trending topik sebagai bentuk kontrol sosial kemasyarakatan.
Di penghujung pesannya, Eka Yuliadi meminta kepada peserta aksi untuk segera mempersiapkan diri dan keluarganya.
Kalsel Pos sudah berupaya melakukan konfirmasi terkait rencana aksi tersebut kepada Ketua SBNI Kalsel, Wagimun melalui sambungan telepon.
Meskipun terdengar nada nyambung, telpon Kalsel Pos tidak diangkat. Begitu juga ketika disampaikan pesan melalui WhatsApp, sampai berita ini diterbitkan belum mendapatkan balasan meski pesan yang dikirim bercontreng dua warna biru tanda telah dibaca.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





