Dirlantas Polda Kalsel Berharap Dukungan dewan untuk Penambahan E-TLE di 57 Titik

Teks Foto : Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kalsel, Kombes. Pol. Robertho Pardede, S.I.K., M.I.K. saat RDP monitoring bersama DPRD Kalsel di Aula H. M. Ismail Abdullah Gedung B DPRD Provinsi Kalsel Rabu (26/7).(sidik)

Banjarmasin, kalselpos.com – Minimnya sarana prasarana Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berdampak minimnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas hal ini tentu saja meningkatkan rasio potensi kecelakaan di jalan raya. Berdasarkan survey, pemetaan dan anev setidaknya membutuhkan kamera E-TLE di 57 titik tersebar di Banjarmasin, Banjabaru, Banjar, Batola, Tapin, HSS, HST, HSU, Balangan, Tabalong, Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru.

“Jumlah perangkat E-TLE di tiap Kabupaten Kota disesuaikan dengan skala prioritas untuk ditempatkan dititik rawan, ” ujar Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kalsel, Kombes. Pol. Robertho Pardede, S.I.K., M.I.K. kepada Kalselpos. com disela sela hasil monitoring bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel seluruh stakeholders beserta Kasatlantas 13 Kabupaten dan Kota guna percepatan penambahan perangkat E-TLE di Aula H. M. Ismail Abdullah Gedung B DPRD Provinsi Kalsel Rabu (26/7).

Bacaan Lainnya

Robertho Pardede menambahkan saat ini diKalsel hanya memiliki 6 (enam) perangkat E-TLE Statis dan 5 (lima) perangkat E-TLE Mobile Handheld, jumlah tersebut sangat sedikit untuk melengkapi kebutuhan alat tilang elektronik di titik-titik rawan pelanggaran, selain itu manfaat E-TLE diantaranya memberi kepastian hukum kepada masyarakat, membudayakan tertib berlalu lintas hingga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi di sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

“Fungsi perangkat E-TLE sangat penting kami memohon dukungan dari semua pihak, agar penambahan perangkat tersebut dapat di upayakan secepat mungkin, ” harap perwira ramah ini.

Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK menegaskan masing-masing stakeholder Kabupaten/ Kota telah sepakat dan setuju untuk menyukseskan program penambahan perangkat E-TLE ini. Pihaknya meminta kepada Dirlantas Polda Kalsel untuk bersurat secara resmi ke setiap Kabupaten dan Kota untuk merincikan perihal penambahan infrastruktur sarana prasarana penunjang agar tidak bertentangan dengan regulasi.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait