Klarifikasi Polres Tanbu Soal Suprihatin Tak Terlayani Penanganan Medis

Kabag Ops dan PJU Polres Tanbu saat berada di rumah Suprihatin di Desa Pematang Ulin. (foto: istimewa)

Batulicin, kalselpos.com – Sempat viral di media sosial Instagram (Medsos IG) pada 14 Oktober 2022 lalu. Suprihatin wanita paruh baya asal Desa Pematang Ulin, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) Provinsi Kalimanatan Selatan (Kalsel), lantaran menunggu antrean selama 6 bulan, sebab hanya bermodalkan BPJS padahal sedang mengalami sakit parah.

Berdasarkan klarifikasi, informasi tersebut ternyata tidak benar, Suprihatin ternyata sudah ditangani tindakan medis, yakni operasi yang dilakukan oleh RSUD Ulin Banjarmasin. Dan pasca dilakukan operasi yang bersangkutan sudah berangsur membaik saat ini.

Bacaan Lainnya

Dengan adanya informasi tersebut pada Rabu 19 April 2023 pihak Kepolisian Resort Tanbu dipimpin langsung Kabag Ops Polres Tanbu Kompol Andri Hutagalung dan PJU setempat melakukan klarifikasi sekaligus
memberikan bantuan uang tunai Rp5.000.000 dan batuan bahan pokok makanan kepada Suprihatin di Desa Pematang Ulin.

“Ya, ini perintah langsung dari Kapolres Tanbu AKBP Tri Hambodo SIK, untuk melakukan pengecekan sekaligus silahturahmi,” kata Andri kepada kalselpos.com, Rabu (19/4/23) malam.

Andri menegaskan, perihal informasi di medsos tersebut tidaklah benar, yang bersangkutan atas nama Suprihatin saat ini sudah berangsur sehat pasca opersasi 6 bulan yang lalu.

“Rencananya ibu Suprihatin akan dilakukan opersasi lanjutan di bulan Mei 2023 untuk mengangkat selang yang masih berada di dalam tubuhnya,” terangnya.

Perlu diketahui, sebelumnya informasi yang beredar di medsos (IG) Suprihatin warga Desa Pematang Ulin Kecamatan Karang Bintang tidak terlayani untuk penanganan medis, baik di Puskesmas setempat, RSUD Tanah Bumbu dan RSUD Ulin Banjarmasin harus menunggu antrean penanganan medis selama lebih dari 5 bulan.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait