Dihantam tumpukan sampah, Jembatan Pingaran Ilir akhirnya Putus

Martapura, kalselpos.com – Jembatan penghubung di Desa Pingaran Ilir, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, akhirnya terputus. Kerusakan itu terjadi sejak Sabtu (15/1) pagi kemarin.

Meski berkonstruksi kayu Ulin, Jembatan tersebut tidak mampu menahan beban hantaman sampah bambu yang terus menumpuk terbawa arus sungai.

Bacaan Lainnya

Imbasnya, jembatan sepanjang 70 meter yang dibangun sejak tahun 2005 silam itu terpaksa ditutup oleh Dinas PUPR Kabupaten Banjar, karena membahayakan jika dilintasi.

Dinas PUPR Kabupaten Banjar juga berencana membongkar jembatan tersebut pada Ahad (16/01) hari ini. Namum belum sempat dibongkar, jembatan telah terputus dan sebagian materialnya hanyut terbawa arus bersama tumpukan sampah bambu.

“Sampah yang menumpuk di jembatan ini berasal dari Sungai Riam Kiwa,” kata kepala desa Pingaran, Ahmad Zaini.

Zaini megaku khawatir sisa material jembatan kembali hanyut, karena volume sampah terus meningkat. Terlebih lagi debit air sungai tengah pasang saat ini.

Saai ini, jembatan desa pingaran yang terputus dihantam tumpukan sampah menjadi tontonan warga sekitar. Warga berdatangan menyaksikan material jembatan hanyut terbawa arus bersama tumpukan sampah dan bambu.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.